Masih Buta Kekuatan Lawan

| Penulis : 

Setelah menjalani prosedur karantina, Muhammad Fadli Imammuddin mulai menjajal trek Izu Velodrome, Shizuoka. Pada Jumat (20/8) sore Fadli menjalani sesi latihan perdananya di lokasi tersebut. Ia harus melewati prosedur pemeriksaan yang panjang.

Pelatih Fadilah Umar mengungkapkan, mereka harus melakukan pengambilan sampling check doping melalui darah dan urin. Akhirnya mereka menjalani latihan sesuai jadwal pada Jumat pukul 16.35 sampai 20.00 waktu setempat.

BACA JUGA: M. Fadli Sudah Bisa Jajal Izu Velodrome

"Ketika tiba di Izu City kami langsung registrasi untuk mendapatkan kunci masuk room di center house track accommodation cycling. Perlengkapan balap kami juga baru diangkut ke storage di Izu Velodrome," kata Umar.

Umar menambahkan, latihan perdana di Izu Velodrome berjalan dengan baik dan sesuai program yang ia berikan. "Fadli mulai dengan latihan adaptasi kondisi trek dilanjutkan dengan adaptasi kondisi lintasan dengan berbagai rasio gear sesuai performance," lanjut Umar.
Latihan dengan durasi 3,5 jam itu ditutup dengan adaptasi empat lap dengan berbagai rasio gear. Hal ini untuk mengetahui speed, RPM, heart rate, dan time laps.

Terkait calon-calon rival Fadli nanti, Umar belum bisa memprediksi secara pasti. Apalagi start list peserta baru dikeluarkan pada 24 Agustus mendatang.

"Kami belum tahu kekuatan lawan. Daftar nama pembalap baru akan dirilis panitia setelah check list number, license, kontrol jersey, dan technical meeting," ujar Umar.

BACA JUGA: M. Fadli Tampil di Dua Nomor di Paralympic Games

Pada Sabtu (21/8) Fadli kembali menjalani latihan keduanya pada pukul 13.50 sampai 17.30 waktu setempat. Dalam Paralympic Games ini, Fadli turun dua nomor, yaitu nomor 1000 M Time Trial C4-5 Putra dan 4000 M Individual Pursuit C4 Putra.

Ia akan bertanding mulai Kamis (26/8) pada nomor 1000 M Time Trial C4-5. Kemudian pada Jumat (27/8) dalam kualifikasi nomor 4000 M Individual Pursuit C4 Putra. (mainsepeda)

Foto: Fadilah Umar/NPC Indonesia

Populer

Tour de Suisse 2026-Etape 1: Pogacar Menang dengan Aksi Solo 71,7 Km!
Review Sensah Empire Pro 12-Speed setelah 1.000 Km Plus (Seri 2)
Wout van Aert Dipastikan Absen di Tour de France 2026
Tour de Suisse 2026: Daftar Favorit Juara, Pogacar Paling Diunggulkan
Tips Memilih Lebar Handlebar yang Ideal
Review Sensah Empire Pro 12-Speed setelah 1.000 Km Plus (3-Habis)
Sold Out, Ini Cara Dapatkan Slot Bromo KOM Lewat Jalur Bundling, Kuota Terbatas!
Giro d’Italia 2026: Vingegaard Favorit Utama, Siapa Penantangnya?
Rekor Bersepeda Tercepat di Dunia, 296 km/jam!
Tahun Baru, Lutut Baru