Untuk memastikan kelancaran KAI Kediri Dholo KOM Challenge 2021, penyelenggara mengadakan cek rute final ke Kota Tahu. Agenda ini diikuti oleh 14 cyclist dari Azrul Ananda School of Suffering (AA SoS). Mayoritas di antaranya adalah road captain pada event yang akan dilangsungkan pada 10-11 Juli tersebut.

Sesuai gelaran KAI Kediri Dholo KOM Challenge 2021 nanti, cek rute ini dilakukan selama dua hari. Hari pertama dilangsungkan Sabtu (19/6). Tujuannya dari Surabaya menuju Kediri.

"Selain untuk memastikan rute dan total jaraknya, kami juga mengecek kondisi jalan yang akan dilalui para peserta," kata Azrul Ananda, founder Mainsepeda.com.

Tepat pukul 07.00 WIB, para peserta cek rute berangkat dari Hotel Novotel Samator Surabaya Timur. Kemudian bergerak menuju Jalan Prapen, lalu ke Jalan Jemursari, masuk ke Jalan Ahmad Yani, dan mengarah ke selatan ke Bundaran Waru.

Kemudian rombongan belok ke kanan ke Jalan Raya Taman, Jalan Raya Trosobo, masuk ke Krian, Balongbendo, dan menuju ke wilayah Mojokerto. Peleton tiba di pit stop pertama di Kantor Bupati Mojokerto tepat pukul 08.33.

Setelah rehat sejenak, perjalanan dilanjut menuju pit stop kedua di Kantor Kecamatan Pare di Kabupaten Kediri via Jalan Raya Ngoro-Mojowarno. Rombongan tiba di sana sekitar pukul 10.40. Dari Pare, mereka nanjak menuju pit stop ketiga di Gedung Teater dan Museum Gunung Kelud. Peleton datang pukul 13.00.

Setelah beristirahat kurang lebih satu jam, perjalanan berlanjut ke garis finis di Kantor Wali Kota Kediri. Cek rute ini tuntas pada pukul 15.15. Secara keseluruhan, cek rute ini menempuh jarak 183,5 kilometer dengan elevation gain 737 meter.

Cek rute akan berlanjut Minggu (20/6) pagi. Rombongan akan berangkat dari Kantor Wali Kota Kediri menuju Air Terjun Dholo. Inilah menu utama di KAI Kediri Dholo KOM Challenge 2021 nanti. Peserta harus menaklukkan tanjakan menuju Dholo.

"Setelah menuntaskan cek rute ini, kami akan umumkan rute resminya pada Senin (21/6) nanti," bilang Rahmad Kartolo dari DBL Indonesia. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 46

Foto: Dika Kawengian (DBL Indonesia)

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Kamboja Menuju Produsen Sepeda Utama Dunia?
Kesalahan Cyclist Pemula: Duduk Mengangkang, Celana Dalam, atau...
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Pesona Selo “Ring of The Fire”, Sensasi Menanjak Membelah Merapi dan Merbabu
Batik Merah Identitas Baru Mojokerto Road Bike Community
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Bentang Jawa Lunas