Destination
Inilah Delapan Rute Gowes Ringan Hingga Berat di Banyuwangi
Kota Banyuwangi yang terletak di ujung paling timur pulau Jawa ini semakin menarik. Banyak tujuan wisata seperti pantai Boom, Alas Purwo National Park, berbagai taman yang indah. Juga banyak festival budaya digelar di bumi Blambangan ini. Buat cyclist, kota berpenduduk sekitar 106 ribu jiwa ini “surga”. Pasalnya, demografi yang berada di kaki Gunung Ijen membuatnya banyak bukit yang bisa digowes seru dengan road bike maupun mountain bike.
Serunya Variasi “Nggravel” di Empat Negara Bagian Amerika
Gravel bike adalah kategori sepeda paling hot di dunia saat ini. Khususnya di negara asalnya, Amerika Serikat. Di negara yang begitu mendewakan mobil dan jalan bebas hambatan itu, memang lebih aman bagi para cyclist untuk gowes di jalan-jalan makadam dan alternatif. Karena itulah lahir kategori baru tersebut. Saat liburan keluarga baru-baru ini, saya ingin merasakan betul sensasi “nggravel” alias naik gravel bike di Negeri Paman Sam. Kebetulan saya mengunjungi beberapa negara bagian, jadi bisa m
Bukit Jeddih yang Terjangkau dan Instagrammable
Tujuan bersepeda adalah ingin sehat. Hanya itu? Tentu tidak! Ada tujuan lain yakni relaksasi atau jalan-jalan. Dengan bersepeda kita bisa mengeksplorasi suatu daerah yang belum tentu bisa dijangkau dengan mobil atau motor. Tentu berfoto-foto jadi hal wajib. Buat cyclist yang tinggal di Surabaya atau Jawa Timur, bisa mencoba gowes ke Bukit Jeddih di pulau Madura.
Mengenang Halusinasi di Mortirolo dan Gavia
Tour de France boleh disebut sebagai lomba paling bergengsi, tapi Giro d’Italia rasanya lebih majestik dan “romantis.” Paling tidak, itulah kesan saya setelah beberapa kali menyaksikan lomba-lomba grand tour. Dua tanjakan itu, Mortirolo dan Gavia, memang kejam-kejam. Bahkan, “Mortirolo” artinya kurang lebih “Mati.” Sedangkan Gavia sering menjadi “Cima Coppi” alias tanjakan tertinggi Giro. Puncaknya di ketinggian 2.621 meter. Kami pernah menjalani keduanya, gowes dulu ke Mortirolo, baru turun dan
Inilah Tiga Rute Seru untuk Gravel Bike di Tangerang
Di Amerika sedang booming bersepeda di jalur gravel menggunakan road bike. Gravel adalah jalur bersepeda alternatif yang tidak beraspal. Beda dengan jalur mountain bike yang murni offroad dengan lumpur dan tanah lembek serta tidak beraturan kontur jalannya. Nah, di Indonesia sudah mulai banyak yang mencoba aliran baru ini. Inilah jalur-jalur yang sering saya lalui di Tangerang.
Sembilan Cyclist Mencari Tantangan "Gravel" Surabaya–Banyuwangi
Planningnya simpel. Bersepeda turing bersama dari Surabaya ke Banyuwangi via gunung Bromo dan Taman Nasional Baluran. Perencanaan kami hanya di rute, jadwal harian, dan jarak tempuh. Untuk penginapan, makan, dan pendukung lainnya tidak direncanakan. Perjalanan mereka selama empat hari menempuh jarak 420 km dan mendaki ke ketinggian 4.000 meter.
Catatan Perjalanan Eileen Suhardjo di Bellagio, Italia
Mengunjungi Kapel Pelindung Cyclist
Sering, terdapat kapel kecil atau gereja di tempat-tempat bersepeda yang ikonik. Terutama di belahan Eropa. Sebut saja, di salah satu dari 21 tikungan pegunungan Alpe d’Huez terdapat gereja tua. Di ujung tanjakan cobblestone terkenal Muur Van Geraardsbergen terdapat kapel mungil. Demikian pula sebuah kapel legendaris di ujung tanjakan Passo del Ghisallo. Beruntung, Eileen Suhardjo bisa mengunjungi museum sekaligus kapel bernama Madonna del Ghisallo di kota Bellagio, Italia ini.