Isaac del Toro (UAE Team Emirates-XRG) menjuarai Grand Prix Cycliste de Montréal 2026 pada Minggu (13/9), setelah mengalahkan Paul Seixas (Decathlon CMA CGM). Kemenangan ini menunjukkan bahwa dirinya layak diperhitungkan sebagai salah satu favorit dalam Kejuaraan Dunia Balap Sepeda 2026.
Kemenangan tersebut menjadi semakin penting karena Grand Prix Cycliste de Montréal digelar di lintasan yang sama dengan rute lomba kategori Road dalam Kejuaraan Dunia 2026 yang akan berlangsung pada 27 September.
Del Toro menuntaskan perlombaan sepanjang 214 kilometer dengan serangan menentukan hanya 300 meter sebelum finis. Pembalap Meksiko itu berhasil melepaskan diri dari Seixas pada tanjakan terakhir menuju garis finis dan melintasi finis sebagai pemenang.
Kedua pembalap tersebut menjadi bagian dari kelompok terdepan yang terbentuk setelah serangkaian serangan pada putaran terakhir. Del Toro dan Seixas kemudian bekerja sama, bergantian menarik rombongan hingga memasuki kilometer-kilometer terakhir.
Seixas berada di depan ketika keduanya memasuki Avenue du Parc dan hanya menyisakan 500 meter menuju finis. Namun, Del Toro memilih momen yang tepat untuk melancarkan aksinya.
Dengan jarak 300 meter tersisa, Del Toro membuka sprint dari sisi kanan lintasan. Seixas tidak mampu merespons akselerasi tersebut dan Del Toro pun mengamankan kemenangan bergengsi di Montreal.
"Kami mencoba memiliki jumlah pembalap sebanyak mungkin di posisi depan pada akhir perlombaan. Pada akhirnya, kami mendapatkan situasi yang cukup bagus dan mereka menempatkan saya dalam posisi untuk bertarung memperebutkan kemenangan," kata Del Toro usai balapan.
"Saya sangat bangga memiliki orang-orang ini di sekitar saya. Mereka sangat mendukung saya dan saya senang berada dalam tim ini. Kemenangan ini berkat mereka."
Brandon McNulty melengkapi kesuksesan UAE Team Emirates-XRG setelah merebut posisi ketiga. McNulty memenangi sprint dari kelompok pengejar dengan mengalahkan Quinn Simmons (Lidl-Trek).
Kemenangan Del Toro sekaligus menjadi pernyataan penting menjelang Kejuaraan Dunia. Dengan karakter lintasan yang sama, Grand Prix Cycliste de Montréal menjadi ujian ideal bagi para pembalap yang ingin mengukur kekuatan sebelum pertarungan perebutan gelar dunia. (mainsepeda)