Produsen apparel asal Inggris, Rapha, harus selalu diberi aplaus dalam menyokong tim di arena WorldTour. Dulu, mereka bikin kagum dengan desain minimalis untuk Team Sky. Untuk musim 2024 ini, mereka makin "berani" dengan desain terbaru untuk EF Education-EasyPost. Tidak sedikit yang bilang, inilah seragam terbaik WorldTour 2024.

Paling tidak, inilah desain paling mencolok di tengah peloton yang desain jersey-nya cenderung makin konservatif dan membosankan. Walau ada juga yang bilang, desain kombinasi neon pink dan kuning itu juga "mencolok mata".

"Desain ini kombinasi sempurna antara profesionalisme dan kekonyolan", ucap salah satu pembalapnya.



"Rapha berkolaborasi dengan pembalap-pembalap kami dalam mendesain seragam baru ini. Aksen kuningnya semakin menonjolkan ciri khas pink menyala kami", bunyi pernyataan resmi tim berbendera Amerika Serikat tersebut.

Kombinasi warna mencolok ini "menular" ke tunggangan mereka, sepeda Cannondale.

Corak baru EF Education-EasyPost ini akan mulai dipakai berlomba di Tour Down Under, di Adelaide, Australia, akhir Januari nanti. Dalam memburu ambisi sukses di WorldTour 2024, tim ini memang tidak punya banyak superstar. Andalan utama mereka di ajang grand tour masih Richard Carapaz, disokong Neilson Powless.

Tapi, tim ini mewarnai dunia balap bukan hanya di arena WorldTour. EF Education-Easy Post dikenal suka menurunkan pembalapnya di arena-arena unik yang kadang jauh dari kalender UCI. Misalnya balapan gravel di Amerika atau ikut event-event ultra di berbagai penjuru dunia.

Tahun ini, tim ini pun meluncurkan pasukan perempuan baru, walau masih di tingkatan Continental. Bernama EF Education-Cannondale, tim perempuan ini diharapkan bisa memberi warna dan naik kelas ke tingkat WorldTour ke depannya. Tim laki-laki dan perempuan ini sama-sama bermarkas di Girona, Spanyol.

"Rencana kami memang membuat semuanya di bawah satu organisasi. Satu tim, itu yang kami siapkan di Girona. Tujuannya untuk terus mengembangkan organisasi EF Pro Cycling", ujar Esra Tromp, general manager tim perempuan baru EF.

Bagi yang belum familiar, tim EF ini sebenarnya punya sejarah cukup panjang di arena balap dunia. Lebih dari satu dekade lalu, tim ini dibentuk oleh Jonathan Vaughters, di bawah bendera perusahaan Slipstream. Meraih popularitas sebagai Garmin-Cervelo. Seperti tim-tim lain, namanya terus berevolusi hingga beberapa tahun terakhir dikenal sebagai EF Pro Cycling (sekarang EF Education-EasyPost). (mainsepeda)

Populer

Tirreno-Adriatico 2026-Etape 4: MVDP Menang Kedua Kalinya, Isaac del Toro Terkudeta
Paris-Nice 2026-Etape 5: Vingegaard Untouchable, Persaingan Juara Berakhir?
Tahun Lalu Gagal Dapat Slot Bromo KOM, Berhasil Setelah Standby Sejak Tengah Malam
Van der Poel Menguasai di Etape 2 Tirreno-Adriatico, Del Toro Rebut GC
Tara: Saya Mencintai Sepeda Baru Olahraganya, Jangan di Balik!
Kisah LeBron James dan Kecintaannya pada Sepeda
UCI World Championship 2025: Pogacar Back to Back Juara Dunia Road Race
Strade Bianche 2026: Tadej Pogacar Lampaui Rekor Cancellara
Tips Memperkuat Otot dengan Gym
Selalu Ada Cerita Lucu dan "Dusta" di Setiap Gowesnya