Superman Lopez dan Movistar Sepakat Berpisah

| Penulis : 

Drama di Etape 20 La Vuelta a Espana 2021 mencapai klimaks. Miguel Angel Lopez dan Movistar memutuskan berpisah. Efektif mulai 1 Oktober mendatang. Keputusan ini harus diambil walaupun kedua belah pihak masih terikat kerja sama hingga 2023.

Insiden di Etape 20 itu memang menjadi sorotan dunia. Superman Lopez, sapaan akrab rider asal Kolombia itu, ngambek dan memutuskan berhenti membalap. Hal itu terjadi setelah ia diminta untuk berhenti mengejar grup yang berisi Primoz Roglic (Jumbo-Visma) dan Enric Mas (Movistar).

Masalah tersebut makin panjang karena pembalap 27 tahun itu tidak menghadiri makan malam tim seusai La Vuelta a Espana 2021. Walaupun sudah meminta maaf secara resmi, masa depan Superman Lopez di tim asal Spanyol itu dipastikan tamat.

Benar saja. Dalam keterangan resmi tim yang diunggah di media sosial Sabtu (18/9) malam, kedua belah pihak sepakat berpisah.

"Abarca Sports hari ini mengumumkan resolusi dengan kesepakatan bersama mengenai kontrak pebalap Miguel Angel Lopez, mulai 1 Oktober mendatang. Tim berterima kasih kepada Miguel Angel atas usaha dan hasil yang ia peroleh sepanjang musim ini, dan berharap ia beruntung di masa depan," tulis pernyataan resmi itu.

Superman Lopez bergabung dengan Movistar sejak awal musim ini. Selama membela tim biru langit, ia menjadi juara overall Vuelta a Andalucía. Serta memenangkan Mont Ventoux Dénivelé Challenge. Eks pembalap Astana ini juga memenangkan Etape 18 La Vuelta a Espana 2021.

Mulanya ia dikontrak setahun. Namun, performa apik sepanjang 2021 membuatnya disodori perpanjangan kontrak hingga 2023. Akan tetapi, kesepakatan ini hangus setelah keduanya sepakat untuk berpisah. 

Belum ada kepastian di mana Superman Lopez akan membalap musim depan. Tetapi tim lamanya, Astana, adalah yang terdepan untuk mendapatkan tanda tangannya. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 56

Foto: Cor Vos

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Kamboja Menuju Produsen Sepeda Utama Dunia?
Kesalahan Cyclist Pemula: Duduk Mengangkang, Celana Dalam, atau...
Pesona Selo “Ring of The Fire”, Sensasi Menanjak Membelah Merapi dan Merbabu
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Batik Merah Identitas Baru Mojokerto Road Bike Community
Ceepo Shadow-R: Lebih Cepat Pakai SideFork