Legenda balap sepeda Eddy Merckx mengomentari segala hal yang terjadi di pekan pertama Tour de France 2021. Termasuk tiga pembalap yang mencuri perhatian, yakni Mathieu van der Poel (Alpecin-Fenix), Mark Cavendish (Deceuninck-QuickStep), dan Tadej Pogacar (UAE Team Emirates).

Van der Poel makin masyhur berkat kemenangannya di Etape 2. Pembalap asal Belanda ini juga menguasai yellow jersey selama enam pekan. Hanya saja ia memilih untuk tidak start di Etape 9. Demi mempersiapkan diri berlaga di Olimpiade Tokyo.

"Tour de France adalah balapan terbesar tahun ini. Saya pikir sayang untuk keluar begitu saja," kata Merckx seperti yang dilansir Sporza.

"Saya tidak bisa melakukannya. Jika Anda sudah memulai balapan di panggung ini, itu bukan untuk keluar. Jika tidak, Anda harus mempersiapkan Olimpiade dengan cara yang berbeda," tegas pemenang lima gelar Tour de France tersebut.
Michael Jordan-nya balap sepeda ini juga mengomentari kembalinya Cavendish. Sprinter 36 tahun itu meraih dua kemenangan di pekan pertama. Pembalap asal Inggris itu telah mengantongi 32 kemenangan di Tour de France. Ia membutuhkan dua kemenangan lagi untuk menyamai rekor Merckx.

"Sejujurnya, saya tidak percaya ia bisa kembali. Namun keajaiban terkadang bisa terjadi dalam bersepeda. Saya pikir itu keajaiban," bilangnya.
Sosok terakhir yang dikomentari adalah Pogacar. Merckx mengakui bahwa pembalap 22 tahun itu benar-benar luar biasa. Ia tampil tak terbendung oleh para pesaingnya di Prancis. Apalagi Primoz Roglic (Jumbo-Visma) sudah out karena cedera. Sedangkan Egan Bernal (Ineos Grenadiers) tidak tampil musim ini.

"Roglic atau Bernal mungkin bisa melakukan apa saja. Tapi saya pikir Pogacar lebih baik. Ia adalah seorang juara yang luar biasa," sanjung pria 76 tahun ini. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 48

Audionya bisa didengarkan di sini

Foto: ASO, Getty Images

Populer

Grupset 13-Speed Rotor sekarang Ada untuk MTB
RatjoenCC Dapat Kejutan Tart Ulang Tahun dari Gadis Jepang
Trek Madone SLR Baru: Goodbye IsoSpeed, Hello IsoFlow
Simon Yates Pensiun di Puncak Kejayaan
Rute Pedih EJJ 2026 1.500 Km, Terobati Estetika JLS hingga Teksas
Wdnsdy AJ62: Performance Nyaman untuk Cyclist Indonesia
Bersepeda Membuat Jantung Makin Sehat
Solusi Buat Frame Mungil
Giliran Kwiatkowski Pimpin Klasemen GC
Wheelsucker, Jerome Cousin Kalahkan Nils Politt