Sandi Uno Makin Intens Gowes Sejak Pandemi

| Penulis : 

Selain aktif di olahraga basket dan lari, Sandiaga Salahuddin Uno juga sering bersepeda. Intensitas gowesnya semakin meningkat sejak pandemi Covid-19. Sandi, sapaan akrabnya berharap industri sepeda dalam negeri semakin maju.

"Semenjak pandemi saya cukup rutin gowes. Tiga sampai empat kali seminggu," ungkap Sandi kepada Mainsepeda.com, Rabu (14/10) siang. Pengusaha sekaligus politisi itu acap kali mengunggah aktivitas bersepeda di akun Instagram miliknya.

Sandi sering gowes bersama keluarga atau dengan komunitas sepeda. Ketika sedang kunjungan ke luar pun Sandi acap kali berkeliling dengan bersepeda. "Gowes paling jauh di Phuket, Thailand. Waktu itu saya gowes 120 kilometer," katanya ketika ditemui di Banyuwangi.

Sandi mengaku tak hanya menunggangi satu jenis sepeda saja. Ia suka gowes dengan sepeda lipat, sepeda gunung (MTB), serta road bike. "Kalau seli, saya suka dalam kota. Road bike untuk rute panjang. Sedangkan MTB untuk trail," jabar alumnus George Washington University itu.

Dengan booming-nya sepeda di dunia, termasuk Indonesia, Sandi berharap momen ini dapat membangkitkan industri sepeda dalam negeri. "Dengan begitu bisa membuka lapangan kerja yang lebih banyak. Sebab sepeda sedang in banget," terang pria 51 tahun ini.

Selain itu, sepeda telah menjadi bagian yang terpisahkan dengan sektor pariwisata. Contohnya di Kabupaten Banyuwangi. Ada banyak event sepeda yang digelar di kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu. Salah satunya International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI).

"Sepeda menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari revolusi industri olahraga. Dalam sport tourism itu sepeda termasuk di dalamnya," ucapnya. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 17

Audionya bisa didengarkan di sini

Foto: Instagram Sandiaga Uno

Populer

EJJ 2026: Akhirnya Zidan (Butuh) Tidur Juga
EJJ 2026: Petualangan Bersepeda 1.500 km dari Timur ke Barat Dimulai!
EJJ 2026: Finish Strong 1.500 Km! John Boemihardjo Segel Podium Men 40 and Up untuk Kali Ketiga
EJJ 2026: Lepas Aerobar sejak di Blitar, Zidan Makin Melesat Menuju Finis di Surabaya
EJJ 2026 600 Km: Perjalanan Kaderisasi Calon Peserta 1.500 Km Dimulai
EJJ 2026: Three-Peat! Zidan Raih Gelar ’Sarjana S3 Ultra'
EJJ 2026 - 600 Km: Target Finis 48 Jam, Muhammad Faris Andalkan Manajemen Body Clock
EJJ 2026: Persaingan Sengit Podium Pair
EJJ 2026 - 600 Km: Cyclist Mix Prancis-Sunda Bawa Jimat Keberuntungan Multifungsi
EJJ 2026: Dilema Bambang Hartana, antara ‘Tugas Negara’ dan Target Mengejar CoT di CP 2