Deceuninck - QuickStep
Tratnik Juara Etape, Almeida Masih Pink
Jan Tratnik (Bahrain McLaren) mengakhiri kerja kerasnya di etape 16 dengan kemenangan. Pembalap Slovenia ini finis pertama setelah memimpin sejak awal lomba. Ini adalah kemenangan pertamanya di Giro d'Italia 2020, sekaligus yang perdana dari dua kali ikut serta di ajang ini.
Ganna Sempurna, Almeida Tambah Keunggulan
Filippo Ganna (Ineos Grenadiers) tampil spektakuler di etape 14 Giro d'Italia 2020, Sabtu (17/10) malam. Ia merebut kemenangan di etape ini setelah mengalahkan rekan setimnya, Rohan Dennis. Selain Ganna, Joao Almeida (Deceuninck-QuickStep) juga bermain sangat apik di tahapan ini.
Adu Sprint, Ulissi Kalahkan Almeida
Diego Ulissi (UAE-Team Emirates) meraih kemenangan keduanya di Giro d'Italia 2020. Pembalap 31 tahun tersebut finis pertama di etape 13, Jumat (16/10) malam. Ulissi mengalahkan Joao Almeida (Deceuninck-Quickstep) dan Patrick Konrad (Bora-Hansgrohe) dalam adu sprint.
Mampukah Joao Almeida Menjuarai Giro d'Italia 2020?
Giro d'Italia 2020 menandai debut Grand Tour untuk Almeida. Ia memang pembalap berbakat. Tapi Almeida sadar akan batasannya. Almeida pun tidak yakin bisa menjadi juara overall di Giro. Apalagi ia ditempel oleh tiga pembalap kuat, yakni Kelderman, Nibali, dan Fuglsang.
Deceuninck–QuickStep Jadi Elegant–QuickStep
Deceuninck–QuickStep akan tampil beda di Tour of Flanders 2020, Minggu (18/10) nanti. Mereka akan menggunakan nama Elegent–QuickStep khusus untuk event klasik paling ikonik di Belgia, sekaligus salah satu balapan Monument itu.
Portugal Pesta, Guerreiro Menang, Almeida Masih Pink
Dua pembalap Portugal berpesta di etape 9 Giro d'Italia 2020. Ruben Guerreiro (EF Pro Cycling) menjadi pemenang etape setelah mengalahkan Jonathan Castroviejo (Ineos Grenadiers). Sementara Joao Almeida (Deceuninck-QuickStep) mempertahankan maglia rosa (pink jersey) dengan memuncaki General Classification (GC).
Kemenangan Pertama Sang Juara Dunia
Alaphilippe hampir saja kehilangan kemenangan seperti di Liège-Bastogne-Liège 2020, 4 Oktober lalu. Pembalap 28 tahun itu melakukan selebrasi terlalu dini. Ia melepaskan tangannya dari handlebar ketika sepedanya belum benar-benar melintasi garis finis.