Bagi atlet/penggemar triathlon, masalah sepeda termasuk yang utama. Kalau ingin benar-benar cepat, harus invest memakai sepeda khusus triathlon atau time trial. Dan itu mahal. Kalau pakai sepeda road biasa, praktis untuk sehari-hari, tapi akan kehilangan banyak waktu saat lomba.

Banyak yang mengakalinya dengan memakai sepeda aero road, yaitu sepeda road tapi dengan frame yang didesain untuk membelah angin. Lantas menambahinya dengan clip-on aerobar agar bisa melakukan posisi TT yang baik.

Belakangan, ini sulit dilakukan. Pasalnya, kebanyakan sepeda aero road sekarang serba terintegrasi komponennya. Misalnya, stem dan handlebar-nya khusus, tidak bisa dipasangi clip-on aerobar biasa.

Rupanya, produsen terbesar Amerika, Trek, melihat peluang ini. Mereka pun merilis spek khusus sepeda aero termutakhir mereka: Trek Madone SLR Disc. Dengan menambahkan nama “Speed” di ujungnya.

Secara keseluruhan, Trek Madone SLR Disc Speed memiliki frame dan komponen hampir sama dengan yang sekarang sudah beredar. Bedanya ada pada stem, yang dengan mudah bisa dipasangi Speed Concept Mono Bar Extension. Cukup dengan memutar dua baut, aero extension ini bisa dipasang dan dilepas.

Bagi yang tidak ingin beli full bike, stem dan komponen tambahan ini bisa dibeli secara terpisah. Tapi hanya kompatibel untuk Trek Madone SLR terbaru.

“Anda (sekarang) bisa berlatih bersama grup tanpa (aerobar tambahan), lalu memasangnya saat hari lomba. Ini opsi pintar untuk kebanyakan orang yang mengikuti triathlon atau time trial,” kata Jordan Roessingh, direktur road product Trek.

Memang, menggunakan sepeda khusus triathlon dan time trial masih akan lebih cepat. Masalahnya, sepeda khusus itu hanya punya satu kegunaan dan harganya bisa selangit. Trek Madone SLR juga bukan sepeda murah. Tapi paling tidak, sekarang ada opsi ekstra untuk penggunaannya. (mainsepeda)

Foto: TrekBikes

 

 

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 19: Eddie Dunbar Menang di Peñas Blancas, Akhiri Penantian 4 Tahun
Evenepoel Juara Grand Prix Cycliste de Québec Usai Kalahkan Ciccone
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Vuelta a Espana 2026-Etape 18: Stefan Küng Menang ITT, Enric Mas Tetap Merah
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
Taklukkan Tour of Flanders 2026, Pogacar Jaga Asa Misi Monument Slam
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Ini Dia Hasil Resmi Bentang Jawa 2025
Zidan Nouval Juara Bentang Jawa 2026, Kawinkan Gelar Ultra-Cycling 1.500 Km
Cerita Peserta KAI Ngebel KOM ke Madiun Naik Kereta Api, Gerbong Khusus Sepeda Praktis dan Htmat