Vuelta a Espana 2026-Etape 18: Stefan Küng Menang ITT, Enric Mas Tetap Merah

Stefan Küng (Tudor Pro Cycling ) tampil sebagai pemenang etape 18 Vuelta a España 2026 setelah menjadi yang tercepat dalam balapan individual time trial ITT, Kamis (10/9). Pembalap Swiss tersebut mengalahkan Callum Thornley dengan selisih hanya dua detik dalam rute sepanjang 32 kilometer.

Küng mencatat waktu terbaik setelah melewati lintasan yang menuntut konsentrasi tinggi sejak awal. Callum Thornley (Red Bull-Bora-hansgrohe) harus puas di posisi kedua. Sementara João Almeida (UAE Team Emirates-XRG) menempati posisi ketiga.

Kemenangan ini menjadi pencapaian penting bagi Küng dan Tudor Pro Cycling. Ia mengakui kemenangan tersebut merupakan hasil kerja seluruh anggota tim, meski hanya dirinya yang berdiri di podium.

"Pada akhirnya Anda harus menang, tidak peduli seberapa besar marginnya. Saya sangat senang meraih kemenangan ini. Hari ini saya sendirian di podium, tetapi ini adalah kemenangan seluruh tim. Terima kasih kepada semua orang di belakang saya," kata Küng usai balapan.

Hasil mengejutkan muncul sejak awal ketika Callum Thornley tampil luar biasa. Pembalap Skotlandia berusia 23 tahun itu mengalahkan Ethan Hayter dengan selisih 29 detik dan untuk sementara menempati posisi pertama.

Thornley bahkan cukup lama mempertahankan posisi tersebut sebelum Küng akhirnya mencatat waktu lebih cepat. Namun, keunggulan Küng atas Thornley hanya 2,2 detik, menunjukkan betapa ketatnya persaingan dalam etape melawan waktu tersebut.

Küng mengungkapkan bahwa kunci kemenangan terletak pada kemampuan menjaga konsentrasi selama 32 kilometer. Ia sempat mengalami momen sulit setelah tanjakan kedua dan melakukan beberapa kesalahan dalam mengambil tikungan.

"Selama 32 kilometer Anda harus benar-benar fokus sejak awal. Dalam time trial yang begitu cepat, Anda tidak boleh melakukan kesalahan yang mahal," ujar Küng.

"Ketika lintasannya sangat berat, juga sulit untuk membuat perbedaan. Saya mengalami momen sulit setelah tanjakan kedua dan salah memperkirakan beberapa tikungan. Tetapi setelah itu saya bisa kembali menemukan ritme. Di situlah saya membuat perbedaan," lanjutnya.

Sementara itu, sorotan lain dari etape 18 tertuju kepada Enric Mas (Movistar). Pemimpin klasemen umum (GC) sekaligus pembalap tuan rumah tersebut, berhasil mempertahankan jersey merah meski time trial bukan disiplin favoritnya.

Mas tampil jauh lebih baik dari perkiraan. Ia finis di posisi ke-12 dan hanya kehilangan 33 detik dari Primoz Roglic (Red Bull-Bora-hansgrohe).

Hasil tersebut membuat keunggulan Mas tetap aman dengan hanya tiga etape tersisa. Dua di antaranya merupakan etape pegunungan, medan yang jauh lebih menguntungkan bagi pembalap Movistar tersebut.

Mas kini berada dalam posisi kuat untuk mengamankan kemenangan tak terduga di Vuelta a España 2026, sekaligus mengangkat trofi juara di hadapan publik Spanyol. (mainsepeda)


COMMENTS