INDONESIA Railway Cycling Community (IRCC), alias komunitas cyclist dari PT KAI, tak mau ketinggalan dalam keseruan KAI Ngebel KOM 2026. Mereka menerjunkan 12 peserta dalam event yang digelar pada Sabtu, 1 Agustus 2026 tersebut.
"Memang ada 12 orang yang tergabung dalam komunitas ini, dan berasal dari sejumlah unit kerja KAI," kata Perwakilan IRCC Daop 7 Madiun, Rina Supriani, ketika ditemui di sela race pack collection di kantor DAOP 7 Madiun, Jumat, 31 Juli 2026. "Dan semuanya ikut lomba besok," lanjut dia.
Tentu saja, ke-12 orang itu tidak semuanya berdomisili di Madiun. Hanya delapan orang yang merupakan anggota IRCC DAOP 7 dan tinggal di Kota Gadis. Sementara itu, sisanya berasal dari Kantor Pusat Jakarta, LRT, dan Bandung.
Namun, para anggota komunitas yang datang dari luar kota tidak kesulitan membawa sepeda. Seperti diberitakan, PT KAI menyediakan fasilitas spesial bagi peserta KAI Ngebel KOM yang menuju Madiun naik kereta api.
Baca Juga: Buat KAI Ngebel KOM 2026, PT KAI Siapkan Kereta Khusus dan Layanan Bagasi Sepeda
Baca Juga: Cerita Cyclist ke KAI Ngebel KOM 2026 Naik Kereta, Ada Gerbong Khusus Sepeda, Praktis dan Hemat
Ya, PT KAI telah menyiapkan layanan pengangkutan sepeda menggunakan KA Madiun Jaya. Berangkat dari Stasiun Pasar Senen (PSE) dengan melintasi koridor utama jalur selatan. Lewat Stasiun Cirebon (CN), Purwokerto (PWT), Kroya (KYA), Yogyakarta (YK), Solo Balapan (SLO), hingga Stasiun akhir Madiun (MN).

Para anggota IRCC berfoto bersama Johnny Ray setelah race pack collection di Kantor KAI DAOP 7 Madiun, 31 Juli 2026.
Hal itu memungkinkan peserta dari jalur-jalur yang dilewati dapat menuju Madiun dengan lebih praktis, tanpa harus menggunakan kendaraan pribadi. "Dari Jakarta ke Madiun bisa loading langsung pakai kereta. Orangnya sampai, sepedanya juga sampai," katanya.
Rina menjelaskan, perjalanan dari Jakarta menuju Madiun memakan waktu sekitar 12 jam. Setibanya di Stasiun Madiun, peserta cukup mengambil sepeda dan langsung menuju lokasi pengambilan race pack yang berada tidak jauh dari stasiun.
Target Finis Sehat dan Bahagia
Kemudahan akses transportasi tersebut mendapat respons positif dari anggota IRCC yang datang dari luar Madiun. Lewat Rina, mereka mengaku lebih nyaman karena tidak perlu memikirkan transportasi tambahan maupun membawa kendaraan pribadi untuk mengikuti KAI Ngebel KOM 2026.
"Teman-teman jadi lebih semangat. Tinggal naik kereta, duduk nyaman, turun langsung bawa sepedanya. Akses menuju lokasi race pack collection juga sangat mudah, tinggal jalan kaki," ungkap dia.
Baca Juga: Jajal Rute Duluan, Peserta KAI Ngebel KOM 2026 Mantapkan Persiapan Jelang Race
Baca Juga: Persaingan Men Elite KAI Ngebel KOM 2026 Sengit, Cyclist Muda Tantang Juara Bromo KOM
Meski membawa peserta dari berbagai daerah, IRCC tidak membebani anggotanya dengan target tinggi pada debut komunitas tersebut di KAI Ngebel KOM. Rina mengatakan seluruh peserta lebih mengutamakan keselamatan dan pengalaman menyelesaikan tanjakan hingga garis finis.
"Target kami finis happy saja. Ini event KOM pertama kami di Madiun, jadi yang penting semua bisa finis dengan selamat dan menikmati perlombaan," tuturnya.
Menurut Rina, IRCC DAOP 7 Madiun biasa berlatih seminggu sekali. Mereka gowes melintasi berbagai jalur menarik di Madiun Raya. Termasuk ke Madiun bagian selatan juga yang jalurnya sedikit menanjak. Tapi tidak pernah sampai ke Ngebel.
Nah, berhubung ada event KAI Ngebel KOM 2026, sejak dua bulan lalu, porsi latihannya ditambah. Disesuaikan dengan kebutuhan event KOM.
"Jadi seminggu sekali itu langsung long ride. Kayak dari Madiun ke Kediri, lalu ke Ponorogo. Lalu kita juga udah nyoba tes rute lomba juga sekali," ungkap Rina, lantas tersenyum.
Bagi Rina sendiri, KAI Ngebel KOM juga menjadi pengalaman perdananya mengikuti ajang King of the Mountain. Meski telah lama menekuni hobi bersepeda, ia baru pertama kali mencoba kompetisi tanjakan bersama komunitas IRCC.
Menjelang balapan, dia berpesan kepada seluruh peserta agar tetap menikmati setiap kilometer lintasan tanpa mengabaikan kondisi tubuh. "Push your limit, tapi tetap listen to your body. Jangan memaksakan diri. Lakukan yang terbaik, yang penting finis sehat, selamat, dan bahagia," pesannya. (Mainsepeda)