Tour de Suisse 2026-Etape 1: Pogacar Menang dengan Aksi Solo 71,7 Km!

Tadej Pogacar (UAE Team Emirates-XRG) mengirim sinyal kuat kepada para pesaingnya menjelang Tour de France 2026 setelah meraih kemenangan spektakuler pada etape pertama Tour de Suisse, Rabu (17/6). Pogacar melancarkan serangan solo sejauh hampir 72 kilometer sebelum finis terdepan dan merebut jersey pemimpin klasemen.

Pogacar memulai aksinya saat balapan masih menyisakan 71,7 kilometer. Berbekal dukungan rekan setimnya, Brandon McNulty, pembalap asal Slovenia tersebut melepaskan diri dari rombongan utama di sebuah tanjakan non-kategori dan langsung menciptakan jarak yang terus melebar.

Alih-alih mendapat perlawanan berarti, Pogacar justru terlihat melaju tanpa hambatan. Keunggulannya sempat melampaui dua menit sebelum akhirnya mengamankan kemenangan sekaligus mencatatkan kemenangan ke-10 musim ini.

Richard Carapaz (EF Education-EasyPost) finis di posisi kedua. Sementara Andrea Bagioli (Lidl-Trek) melengkapi podium pada peringkat ketiga.

"Ini jelas bukan rencana kami, tetapi entah bagaimana strategi itu berhasil. Saya rasa semua berkat kerja rekan-rekan setim," katanya seusai balapan.

Ia menegaskan peran penting tim dalam menjaga keunggulannya selama aksi solo tersebut berlangsung.

"Tanpa mereka yang mengontrol situasi di belakang dan mengatur tempo sebelumnya, hal seperti ini tidak mungkin terjadi," ujarnya.

Pogacar mengaku tidak mengetahui kondisi balapan di belakang ketika memulai serangan karena tidak menggunakan radio komunikasi saat itu.

"Saya tidak memiliki radio saat menyerang, jadi saya tidak tahu apa yang terjadi di belakang. Karena itu saya terus mengayuh sekuat mungkin," katanya.

"Begitu mengetahui jaraknya cukup besar, saya mulai menemukan ritme dan berusaha mempertahankannya hingga finis. Etape ini sangat panjang dan berat, tetapi juga cukup teknis sehingga menyenangkan bisa menjalaninya sendirian."

Kemenangan tersebut semakin menegaskan dominasi Pogacar sepanjang musim 2026. Dari 12 hari balapan yang telah dijalaninya, ia sukses mengoleksi 10 kemenangan. Sebagian besar diraih saat tampil impresif di Tour de Romandie bulan lalu, ketika ia memenangkan empat etape sekaligus mengamankan gelar juara umum.

Sementara itu, etape pembuka Tour de Suisse tahun ini berlangsung sepenuhnya di wilayah Italia utara. Lintasan berbentuk lingkaran yang mengikuti aliran Sungai Adda dimulai dan berakhir di Kota Sondrio.

Sebelum serangan Pogacar, Fredrik Dversnes (Uno-X Mobility) sempat melakukan breakaway seorang diri. Namun upayanya berakhir ketika berhasil disusul dan ditinggalkan oleh sang juara dunia.

Baru sekitar 20 kilometer kemudian muncul upaya pengejaran serius. Richard Carapaz keluar dari grup pengejar untuk mencoba memperkecil selisih waktu. Namun kehadiran para pengawal Pogačar seperti Felix Großschartner, Jhonatan Narváez, dan Brandon McNulty membuat situasi tetap terkendali bagi UAE Team Emirates-XRG.

Carapaz akhirnya mengamankan posisi kedua, meski harus bekerja keras mempertahankan tempatnya dari tekanan Andrea Bagioli yang finis hanya terpaut 15 detik.

Sementara itu, sejumlah kandidat juara lainnya seperti Primoz Roglic dan Matthew Riccitello kehilangan lebih dari empat menit dari Pogacar pada etape pembuka ini.

Tour de Suisse akan memasuki etape kedua pada Kamis (18/6), dengan rute yang kembali memasuki wilayah Swiss. Balapan dimulai dan berakhir di Locarno melalui lintasan bergelombang yang berpotensi menghadirkan persaingan ketat.

Menjelang etape berikutnya, Pogačar menegaskan target utamanya adalah mempertahankan posisi puncak klasemen umum (GC).

"Tetap aman dan mempertahankan jersey pemimpin. Kami memiliki tim yang sangat kuat, jadi mungkin kami bisa mencoba mengejar kemenangan etape bersama Jonny, Brandon, Felix, atau pebalap lainnya. Kami akan melihat bagaimana kondisi tim nanti," ujar Pogacar. (mainsepeda)


COMMENTS