Para Debutan Siap Terjun di Ngebel KOM 2026, View Menawan hingga Terpapar Video Teman

CYCLIST, bersiaplah! Setelah sukses menggeber Bromo KOM 2026, yang disebut "naik haji"-nya para cyclist, Mainsepeda akan kembali menggelar event balapan King of the Mountain (KOM). Yakni Madiun-Ponorogo Ngebel KOM 2026. Event tersebut akan bergulir pada 1 Agustus 2026 mendatang.

Animo para peserta pun sudah mulai tampak dari para calon peserta. Khususnya bagi para debutan yang baru pertama kali ikut event nanjak Mainsepeda.

M Deni Kurnia Riadi (28), cyclist sekaligus pemilik kedai kopi asal Bojonegoro, menjadi salah seorang debutan yang akan meramaikan Ngebel KOM 2026. Deni adalah definisi nyata dari manusia yang jarang bergerak dan mengalami gangguan tidur kronis. Namun dua tahun lalu, kehidupannya berubah karena mengenal olahraga sepeda.

"Saya manusia yang jarang gerak, enggak pernah bisa tidur kalau belum subuh," ungkap Deni kepada Mainsepeda. "Terus akhirnya iseng-iseng gowes kota-kota, ternyata seru. Banyak hal yang tak terlewat kalau pakai mobil atau motor. Dan semenjak sepedaan ini, saya yang dulu sering pegel jadi fresh terus," ungkapnya, lantas tersenyum.

Baca Juga: Cerita Pulang Kampung ke Bromo KOM Setelah 11 Tahun, Kawindra Kini Fokus Ngebel KOM

Baca Juga: Kelar Bromo KOM 2026, Bunda Fey Langsung Tatap Bentang Jawa dan Ngebel KOM

Setelah itu, Deni mulai aktif bersepeda. Bahkan ia telah menjajal event ultra-cycling 200 Km di Madiun pada Mei lalu. Kebetulan jalur yang dilintasi menuju puncak Telaga Ngebel, dan ia sanggup melewatinya. Hal itu yang bikin Deni mantab mendaftarkan diri mengikuti Ngebel KOM 2026.

Magnet lainya karena rutenya menuju Telaga Ngebel disebut Deni sangatlah indah. "Jalurnya bagus banget. Seperti di Sarangan, tapi lebih asri. Belum begitu ramai," ucapnya.

Deni mulai aktif bersepeda dua tahun lalu. 

Demi target finis kuat (finish strong), Deni bahkan mulai rutin pergi ke gym untuk melakukan full body strength training. Targetnya realistis: taklukkan Ngebel tahun ini, baru meluncur ke Bromo KOM tahun depan.

Selain itu, Deni juga tak lupa mulai intens latihan endurance dengan nanjak di berbagai spot menantang di sekitar kediamannya. Ia biasanya melatih otot kaki dengan menanjak ke Texas Wonocolo atau Negeri Atas Angin setiap akhir pekan yang berada di Bojonegoro. "Empat hari sepedaan, dua hari gym, satu hari rest," rincinya.

Di sisi lain, Kholivan Reinaldi Wijaya, menjadikan Ngebel KOM 2026 sebagai momen comeback kembali menunggangi roadbike-nya. Cyclist 31 tahun asal Ngawi itu bersepeda sejak 2019, tapi ia sempat vakum dan hanya bersepeda secara on-off.

Baca Juga: Cerita Unik Juara Bromo KOM 2026: Dari Jersey "Keramat" hingga Hiatus Sosial

Baca Juga: Lulus Bromo KOM Setelah 3 Kali Mencoba, Ini Rahasia Latihan George Ibrahim

Namun tahun ini, ia mulai aktif kembali. Diawali dengan mengikuti event Mainsepeda Nggravel Blitar 2026 beberapa waktu lalu dan akan menjajal Ngebel KOM dalam waktu dekat. "Pengen balik ke roadbike lagi setelah vakum, jadi ada momen untuk latihan lagi," kata Kholivan.

Kholivan mengaku tertarik mengikuti Ngebel KOM karena jarak yang relatif dekat dari kediamannya. Sekitar 30 Km-an dari Ngawi ke Madiun. Cocok untuk menandai comeback-nya. "Baru pertama kali ikut (event KOM). Jadi ikut KOM di Ngebel ini karena lokasinya lebih dekat dari rumah. Kemungkinan tahun depan coba Bromo KOM," tambahnya bersemangat.

Sebagai persiapan debutnya di event KOM Mainsepeda, Kholivan rutin melakukan latihan menanjak ke arah Watu Jago atau langsung ke Sarangan. Jadwal latihannya cukup konsisten: seminggu dua kali dengan menu lahapan kurang lebih 50 kilometer dengan Elevation Gain (EG) mencapai 600 meter sekali jalan.

Ngebel KOM 2026 akan diselenggarakan pada 1 Agustus 2026. Event itu akan mengeksplorasi tanjakan menuju puncak Telaga Ngebel di Ponorogo yang sangat indah. Pendaftaran event tersebut sudah dibuka, dan proses registrasi dilakukan melalui Mainsepeda App. (Mainsepeda)


COMMENTS