Garis finish di Sant Felíu de Guixols kembali menyajikan drama yang menguras emosi. Pebalap Ineos Grenadiers, Dorian Godon, sukses mengamankan kemenangan sensasional pada etape pembuka Volta a Catalunya, Senin, 23 Maret 2026. Melalui adu cepat di lintasan menanjak (uphill sprint) yang menyesakkan napas, Godon menumbangkan sang juara dunia Individual Time Trial (ITT), Remco Evenepoel, lewat selisih ban yang sangat tipis.

Etape pembuka salah satu balapan tertua di dunia ini memuncak di satu kilometer terakhir. Setelah peloton melaju kencang menyusuri pesisir pantai yang berangin, rute berubah menjadi teknis dengan tikungan tajam yang berujung pada tanjakan pendek menuju finish.

Tom Pidcock (Pinarello-Q36.5) sempat mencoba melakukan manuver berani dari sisi kanan jalan pada fase krusial. Namun, Evenepoel merespons dengan cepat, melewati pebalap Britania Raya tersebut dan tampak akan mengamankan kemenangan. Sial bagi sang bintang Belgia, Godon yang terus membayangi di belakangnya berhasil mencuri momentum tepat sebelum garis finish.

Baca Juga: Pogacar: Hanya Kurang Paris-Roubaix

Saking tipisnya jarak, kemenangan Godon harus menunggu konfirmasi resmi dari photo finish sebelum berani merayakan kemenangan atas Evenepoel. Sementara itu, Pidcock harus puas mengamankan podium ketiga.

Photo Finish yang menunjukkan kemenangan dramatis Godon terhadap Evenepoel.

Bagi Godon, kemenangan ini terasa personal. Sant Felíu de Guixols bukan sekadar lokasi balapan, melainkan rute latihan rutinnya sehari-hari.

"Bagian terakhir di sepanjang pantai sangat berat. Saya berada di posisi lima atau enam besar saat memasuki tanjakan terakhir, lalu meluncurkan sprint pada 400 meter menjelang finis," ujar pembalap 29 tahun.

Ia mengakui betapa panjangnya sisa lintasan saat tenaga mulai terkuras. "50 meter terakhir terasa seperti satu jam. Mengenakan jersey pemimpin klasemen di jalanan tempat saya sering berhenti untuk minum kopi adalah hal yang sangat istimewa," tambahnya.

Kemenangan ini memperpanjang tren positif Godon setelah sebelumnya mengantongi dua etape di Paris-Nice pertengahan Maret ini. Sebaliknya, Remco Evenepoel tampak masih beradaptasi dengan tim barunya, Red Bull-Bora-Hansgrohe. Setelah hanya mampu finis di posisi ke-10 klasemen akhir UAE Tour. Kekalahan dari Godon ini menambah daftar panjang tantangannya di musim 2026.

Baca Juga: Dramatis, Tadej Pogacar Taklukkan Milano-Sanremo 2026

Meski kecewa, peraih dua medali emas Olimpiade Paris 2024 tersebut mencoba tetap tenang. "Sayang sekali saya kehilangan momentum untuk menang, tapi ini awal yang baik untuk memulai pekan ini. Saya puas dengan apa yang saya rasakan di kaki saya," tutur Evenepoel.

Tantangan bagi Evenepoel dipastikan akan semakin berat pada etape-etape selanjutnya. Volta a Catalunya dikenal sebagai salah satu balapan terberat di kalender WorldTour dengan total elevation gain mencapai 20.436 meter hanya dalam tujuh hari saja.

Sorotan kini beralih kepada para jagoan tanjakan (climber). Bintang Visma-Lease a Bike, Jonas Vingegaard, masih menjadi favorit utama juara umum, dibayangi oleh spesialis tanjakan tangguh milik UAE Team Emirates-XRG, Joao Almeida. Di medan pegunungan yang curam nanti, ketahanan fisik dan strategi tim akan menjadi penentu siapa yang layak mengenakan jersey hijau-putih di akhir pekan. (Mainsepeda)

​

Results powered by FirstCycling.com

Populer

Dorian Godon "Curi" Kemenangan Remco Evenepoel di Etape Pembuka Volta a Catalunya
Pogacar: Hanya Kurang Paris-Roubaix
Dramatis, Tadej Pogacar Taklukkan Milano-Sanremo 2026
Nasi Ampok Mengakrabkan Anggota Harmoni Cycling Club Kediri
Lawan Arus Mudik Mesin, 57 Pesepeda Pulang Kampung Lebaran Bersepeda
Podcast Main Sepeda Eps 27: Inilah Tes FTP, Alat Ukur Terbaik Kemampuan Cyclist
Hiyaaaaa, Sudah Muncul Pinarello Dogma F12
Tren Sadel Hidung Pendek
Dikejar Anjing di Lintasan Gravel itu Sesuatu Banget!
Menyatukan Cyclist Wanita Nusantara