Kejutan terbesar terjadi di Giro d'Italia terjadi pada balapan etape 17, Rabu, 22 Mei 2024. Cyclist Jerman Georg Steinhauser yang baru berusia 22 tahun secara tak terduga memenangi balapan dan finis seorang diri di puncak Passo Brocon. 

Pembalap EF Education-EasyPost ini menjadi bagian dari breakaway awal hari itu, tapi tertangkap di Passo Gobbera. 61 km dari finis. Percobaan keduanya ia lancarkan pada tengah pendakian pertama Brocon pada 34 km dari garis finis. Ia berhasil meninggalkan Amanuel Ghebreigzabhier (Lidl-Trek) dan menciptakan jarak yang lebar.

Amanuel Ghebreigzabhier memimpin breakaway peleton kecil saat menanjak di Passo Brocon. 

Hebatnya ia tak tertangkap bahkan oleh pimpinan klasemen general classification (GC) Tadej Pogacar. Memasuki pendakian terakhir, ia berjarak 45 detik atas Ghebreigzabhier dan 2 menit 35 detik dengan peloton. 

Pada akhirnya, Steinhauser melewati garis akhir balapan sendirian untuk meraih kemenangan profesional pertamanya. Ia unggul 1 menit 24 detik di depan Pogacar setelah mencoba untuk memperpendek jarak. Namun, bintang Slovenia harus mengakui keunggulan Steinhauser. 

Ghebreigzabhier dan Steinhauser menjadi dua pembalap tersisa dari grup breakaway. 

Posisi ketiga menjadi milik pembalap Bahrain Victorious Antonio Tiberi yang menyelesaikan balapan 1 menit 42 detik setelah Steinhauser. Berbarengan dengan dua rival Pogacar di tangga klasemen GC, Geraint Thomas dan Daniel Felipe Martinez. 

"Itu adalah sesuatu yang sulit di percaya. Sejak etape 8, saya menyadari, saya memiliki kaki yang bagus. Saya pikir saya bisa memenangi etape balapan," kata Steinhauser. 

Jika disadari ledakan yang bakal diciptakan Steinhauser tidak tiba-tiba terjadi. Ia sempat merebut podium ketiga pada etape queen, etape ke-15. 

"Etape queen (etape 15) merupakan fase yang sulit dipercaya lainnya. Saya dapat saja berpikir bahwa saya senang dengan etape queen tahu ini. Tapi saya terus berpikir bakal memenangi balapan hari ini," imbuhnya.

Potret Pogacar sebelum balapan etape 17 Giro d'Italia 2024 dimulai.

Pogacar gagal meraih kemenangan keenam etape Giro, tapi ia mendapatkan buah tangan lainnya. Hasil balapan etape ke-17 membuat juara dua kali Tour de France ini semakin meninggalkan catatan waktu di GC dari rival-rivalnya. 

Saat ini, Pogacar unggul 7 menit 42 detik dari Daniel Felipe Martinez atau melebar 24 detik dari etape sebelumnya. 

Balapan menyisakan 4 etape lagi. Dan tugas Pogacar ialah mempertahankan atau semakin memperlebar jarak waktunya agar memastikan gelar Giro d'Italia pertama. (Mainsepeda)

Results powered by FirstCycling.com

Populer

Giro d'Italia 2026-Etape 6: Davide Ballerini Menang Dramatis Usai Crash Massal di Naples
EJJ 2026: Cerita Sepatu Bolong Miswanto dan Tangan Dewa Yusuf Kibar
Penonton Giro d'Italia 2026 Nyaris Tendang dan Dorong Pembalap
Bupati Pasuruan Sambangi Kantor Mainsepeda, Pastikan Dukungan Penuh untuk Bromo KOM 2026
Review Sensah Empire Pro 12-Speed setelah 1.000 Km Plus (Seri 2)
Giro d'Italia 2026-Etape 5: Igor Arrieta Menang Dramatis Setelah Dua Kali Crash
Cerita Debutan Bromo KOM 2026: Rela Long Ride demi Latihan Tanjakan Hingga Jual Helm Kesayangan
Giro d’Italia 2026: Tanjakan Brutal, ITT Panjang dan Dolomites
Polda Jatim Kembali Jadi Titik Start, Bromo KOM 2026 Jadi Rangkaian HUT Ke-80 Bhayangkara
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!