Finis Penuh Drama di EJJ 1500, Budi "Master Roshi" Suyanto Ingin Rute Baru Tahun Depan

Penggemar anime Dragon Ball pasti tidak asing dengan Master Roshi. Karakter yang identik dengan jenggot panjang berwarna putih dan badan yang berotot. 

Nah di East Java Journey (EJJ) 2024, ada nama Budi Suyanto. Banyak yang menyebut cyclist asal Purwokerto itu memiliki kemiripan fisik dengan Master Roshi.

Di EJJ 2024, Budi sukses merampungkan tantangan EJJ 2024 1500 Km di bawah batasan cut off time (COT) yang telah ditentukan. Budi finis di Surabaya Town Square (Sutos) dengan catatan waktu 157 jam 58 menit 5 detik pada Minggu malam, 3 Maret 2024. 

Pria 52 tahun ini mengaku tak kapok mengikuti EJJ 2024. Namun, ia menantang penyelenggara agar mencari jalur baru untuk edisi selanjutnya. 

"Saya senang, tidak ada kapok. Tapi kalau ngulang dengan rute yang sama mungkin saya tidak ikut, kalau ada yang baru mungkin," kata Budi.   

Perjalanan Budi mengarungi 1.500 Km tidaklah mudah. Salah satu momen terburuknya ketika Rear Derailleur (RD) sepedanya patah di daerah Pronojiwo, Lumajang. Ia pun menuntun sepedanya hampir 20 Km. 

"RD saya patah, pengalaman baru. Karena saya akhirnya motong rantai sendiri, dibuat single speed. Kalau tidak ada semangatnya ya sudahlah DNF saja. Tapi di situ harus berusaha lebih, belajar tahan banting," ujarnya. 

Sebelum itu, untuk menuju tanjakan menuju check point (CP) 1 di Paltuding, Ijen, Banyuwangi, Budi juga sempat nuntun hingga 4 km. Padahal ia mencoba menaklukkan tanjakan menuju 

Selain itu, beberapa kali Budi harus tersesat karena masalah teknis. 

"Itu Garmin saya error, kacamata saya juga hilang jadi penglihatannya juga susah," sambuhnya.(mainsepeda)


COMMENTS