Selebrasi Sepp Kuss di garis finis etape ke-6 Vuelta a Espana

Sepp Kuss (Jumbo-Visma) berhasil menjadi juara di etape ke-6 Vuelta a Espana. Kuss menjadi juara setelah melakukan serangan solo di 3,3 kilometer jelang garis finis atau tepatnya ketika di tanjakkan Observatorio Astrofisico.

Etape ke-6 Vuelta a Espana start dari Vall d’Uixo dan finis di puncak pegunungan Espadas. Sebanyak 169 pembalap bersaing menuju garis finis.

Pemimin klasemen sementara general classification (GC) Remco Evenepoel, Kaden Groves (Alpecin-Deceuninck) dan Lewis Haskey (Groupama-FDJ) sempat mengalami kendala mekanis di awal balapan. Sementara, Jesus Ezquerra (Burgos-BH) harus berhenti di awal balapan karena masalah ban kempes.

Ketika balapan memasuki km 20, peloton pemimpin diisi 35 pembalap terdepan memperebutkan posisi terdepan dengan sangat ketat. Di sana ada nama-nama Lenny Martinez, Rudy Molard, Michael Storer (Groupama-FDJ), Mattia Cattaneo, Louis Vervaeke (Soudal-QuickStep), Marc Soler (UEA Team Emirates), Sepp Kuss, Jan Tratnik, Attila Valter, Dylan van Baarle (Jumbo-Visma).


Peloton Pemimpin ketika melewati Desa Sannin, Spanyol

Saat balapan menyisakan 30 kilometer jelang garis finis, tim Ineos Grenadiers, Soudal-QuickStep, dan Movistar mengambil inisiatif serangan. Mereka memperlebar jarak di depan peloton.

Saat 11 kilometer menuju garis finis, tanjakkan Javalambre menjadi penentu pertarungan terakhir perebutan posisi terdepan. Rute dengan gradien 8 persen di ketinggian 1956 meter itu menjadi ajang para pembalap saling serang demi merebut posisi terdepan.

Sepp Kuss kemudian melakukan serangan solo di 3,3 kilometer jelang garis finis untuk bisa merebut juara pertama. Lenny Martinez (Groupama-FDJ)  merebut posisi kedua setelah berhasil unggul atas Romain Bardet (Team DSM-Firmenich) yang harus puas berada di posisi ketiga.


Sepp Kuss ketika melakukan tos dengan penonton di garis finis etape ke-6 Vuelta a Espana

“Ini adalah etape yang sangat sulit, tapi hari ini saya merasa dalam kondisi yang sangat baik dan di sepanjang balapan. Saya menunggu momen yang tepat untuk bisa menyerang untuk meraih juara,” ucap Sep Kuss dilansir dari Cyclingnews.

Kemenangan ini  juga membuat Kuss naik 10 peringkat ke posisi kedua general clasiification (GC). Pembalap asal Amerika Serikat itu hanya berjarak 8 detik dari sang pemuncak klasemen sementara, Lenny Martinez (Groupama-FDJ) yang mengkudeta posisi Remco Evenepoel.(mainsepeda)

Results powered by FirstCycling.com

Populer

7 Asupan Carbo Loading Khas Madiun yang Wajib Dicoba buat Peserta KAI Ngebel KOM 2026
Eddy Merckx Yakin Pogacar Bisa Menangkan Giro, Tour dan Vuelta Dalam Semusim
Tour de France Terapkan Tes Anti-Doping Massal, Semua Pembalap Diperiksa ITA
Tour de France 2026: UCI Pertahankan Tes Doping Dini Hari Meski Panen Kritik
Florian Lipowitz Cedera dan Harus Tinggalkan Tour de France 2026
Strategi B2C Magetan Menaklukkan KAI Ngebel KOM 2026: Cukup Gowes Happy
Tour de France 2026-Etape 21: Pogacar Raih Gelar Kelima, Van der Poel Menang di Paris
Ini Dia Hasil Resmi Bentang Jawa 2025
Lima Gelar Tour de France, Pogacar Kini Lebih Bahagia dan Makin Tenang
Tour de France 2026-Etape 16: Evenepoel Tercepat di ITT, Pogacar Pertahankan Jersey Kuning