Selamat hari Jumat. Selamat tahun baru lagi. Sudah mau pertengahan bulan Januari. Setelah menikmati seminggu lebih pada tahun yang baru ini, bagaimana perasaan pembaca? Happy, baper, atau takut? Kalau saya memilih untuk menikmati hal-hal baru yang akan terjadi pada tahun ini.

Biarkan yang baik di tahun lalu saya kenang. Sedangkan yang buruk seperti dua kali musibah sepeda, biarkan mereka di sana. Amit-amit jangan sampai terulang pada tahun ini.

Semua kewer-kewer saya pada tahun lalu, biarlah mereka menjadi kenangangan. Lalu pada tahun ini biarkan kita berkewer ria lagi. Intinya ya tetep kewer. Lha wong over eating under training kok pengen nggak kewer. Ya susah kan ya. Latihan tidak menipu hasil. Tapi makan signifikan menambah berat badan, wkwkwkwkwk.

Pembaca, apa yang Anda inginkan pada tahun yang baru ini? Ingin sepedaan jauh-jauhan? Ingin tambah cepat? Atau ingin ada foto bersepeda yang kalcer? Atau ingin ganti hobi? Boleh lah pindah hobi, tapi sehari aja, wkwkwkwkwk. Besoknya sudah balik sepedaan lagi.

Nah pada awal tahun ini saya pindah hobi sebentar. Boleh kan, ya. Bentar banget kok. Cuma beberapa jam saja. Saya ganti hobi nonton film.

Genre film remaja gothic. Kan saya masih remaja, beberapa tahun lalu. Judul serialnya Wednesday. Yang akrab dengan film The Addams Family pasti tahu karakter yang satu ini. Dingin, cantik, dan gothic abisss (gothic = banyak hiasan hitam dan misterius).

Dulu film lamanya diperankan oleh Christina Ricci. Yang juga memerankan Marilyn Thornhill di serial Wednesday yang baru ini. Untuk tokoh Wednesday sendiri sekarang diperankan oleh Jenna Ortega. Kali ini keluarga Addams berketurunan hispanic. Yang memerankan Morticia Addams adalah si Caterine Zeta-Jones. Yang dulu beken dengan film Entrapment dan Zorro.

Dari sekian banyak serial dan film baru, ini yang lebih menggugah selera nonton saya. Walau Alice in Borderland Season 2 juga luar biasa menurut saya. Tapi saya tidak menyangka karakter Wednesday bisa dikemas begitu gelap tapi menarik. Khas Tim Burton. Sutradara yang juara kalau bikin nuansa gelap-gelapan

Gelap dalam arti sesunggunya, bukan senang di gelap-gelapan ya. Saya belum lihat serial ini selesai, tapi pembangunan karakternya konsisten sampai di episode yang saya lihat. Mulai dari outfit, gaya, dan musik yang dibawakan, begitu dark abisss.

Jalan ceritanya juga menarik. Walau kadang saya melihat kemiripan dengan Harry Potter. Tapi ya sudahlah , film juga temanya gitu-gitu kan, ya. Mau bahas apa pasti nantinya akan ada yang mirip.

Nah saya menyambung lagi ya liat serialnya malam ini. Esok pagi udah mulai sepedaan lagi kok. Yuk sepedaan pren. Kalau liat film pada sore atau malam saja ya. Sekian. (johnny ray)

Foto: Hendra Dalijono (@h_dalijono )


COMMENTS