Jersey tanpa Ritsluiting di Tour de France

| Penulis : 

Tour de France (TdF) selalu menjadi tempat untuk melihat hal-hal baru dunia cycling. Mulai komponen besar sampai yang kecil-kecil. Yang kali ini menarik perhatian adalah jersey yang dipakai UAE Team Emirates. Pembalap-pembalap mereka, seperti Darwin Atapuma, terlihat memakai jersey yang tidak lagi memakai ritsluiting (zipper).

Darwin Atapuma menggunakan jersey model baru tanpa ritsluiting di Tour de France.

Ya, jersey buatan Champion Systems itu jadi kurang lebih seperti jersey sepak bola atau jersey compression dalaman banyak olahraga. Namun sangat body fit, mengikuti bentuk pemakainya.

Tentu saja, jersey itu mengundang beberapa pertanyaan. Apakah tidak panas? Kenapa harus seperti itu?

Ketika tanya-tanya tim, ternyata ada beberapa tujuan yang ingin dicapai. Misalnya, mengurangi bobot jersey sekaligus membuat performa aerodinamikanya lebih baik.

Jersey tanpa ritsluiting akan meningkatkan aerodinamika dan mengurangi bobot jersey.

Toh, bahan kainnya khusus, sehingga tetap menjaga temperatur badan tidak terlalu panas. Tour de France sangat cocok sebagai tempat menunjukkan itu, karena lomba berlangsung saat musim panas dan temperatur dengan mudah terus di atas 30 derajat Celcius.

Dampak positif lain: Logo-logo sponsor jadi terlihat jauh lebih jelas. Dan pembalap tidak perlu pusing menutup lagi ritsluiting sebelum garis finis untuk menunjukkan logo-logo itu secara lengkap.

Bagian belakang jersey masih sama seperti jersey pada umumnya.

 Kita tunggu saja, apakah jersey model ini akan menjadi tren baru di dunia sepeda! (mainsepeda)

 

 

Populer

Volta a Catalunya 2026-Etape 4: Rute Dipangkas, Ethan Vernon Berjaya di Camprodon
Volta a Catalunya-Etape 3: Evenepoel Terjatuh, Vingegaard Tolak Menang demi Sportivitas
Tara: Saya Mencintai Sepeda Baru Olahraganya, Jangan di Balik!
Pogacar: Hanya Kurang Paris-Roubaix
​Ronde van Brugge 2026: Dylan Groenewegen, Ban Bocor, dan 'Tangan Dingin' Marcel Kittel
Tips Memperkuat Otot dengan Gym
Novita Lestari: Dari Lari, Rutin Bromo KOM, Lalu Triathlon
Nggravel Blitar 2026: Rekomendasi Hotel dan Moda Transportasi
Nggravel Blitar 2026: Start dari Kantor Bupati Kanigoro, Finis di Candi Penataran
Jersey Nggravel Blitar 2026: Memadukan Keindahan Rute dengan Estetika Seni Van Gogh