Podcast Main Sepeda episode 11 akan membicarakan tips membeli sepeda lagi nih. Kali ini duo Azrul Ananda dan Johnny Ray bakal mengupas tentang tips membeli sepeda next level: custom bike. Keduanya juga mengungkap keunggulan custom bike.

Sepeda custom memang "the next level" untuk pehobi sepeda. Setelah punya banyak pengalaman bersepeda, setelah punya pengalaman membeli berbagai macam sepeda, tingkatan berikutnya adalah membuat sepeda custom.

"Sepeda yang dibuat khusus untuk diri sendiri, sesuai keinginan sendiri dalam segala hal," terang Aza, sapaan akrab Azrul Ananda.

Custom bukan sekadar cat. Ada empat manfaat memiliki sepeda custom. Yakni eksklusivitas, kebutuhan fisik, tampilannya yang keren, serta performa idaman. "Enaknya sepeda custom, kita bisa diskusi dengan pembuatnya. Bahkan bisa berinovasi," timpal Johnny Ray.

Aza dan Johnny Ray akan menampilkan sepeda-sepeda custom miliknya. Selain kelebihan dari sepeda tersebut, mereka juga akan menceritakan kisah di balik pembuatan sepeda itu. Termasuk cerita tentang sepeda 'minggat' milik Johnny Ray.

Selain itu, podcast episode 11 ini juga menampilkan cerita dari cyclist sekaligus kolektor sepeda custom, Sony Hendarto. Sony adalah pengusaha asal Madiun yang memiliki koleksi sepeda custom yang luar biasa. Koleksi custom-nya paling aneh-aneh, dan ia suka bereksperimen dengan koleksinya.

Nantikan premiere podcast-nya pada Rabu, 26 Agustus 2020, tepat pukul 16.00 WIB. Hanya di kanal YouTube dan Spotify Mainsepeda. Jangan lupa nyalakan tombol lonceng agar dapat notifikasinya. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 10

Audionya bisa didengarkan di sini

Populer

Giro d'Italia 2026-Etape 14: Vingegaard Dominan dan Rebut Maglia Rosa
Antangin Bromo KOM 2025: Kontur Khas Bromo di Jersey Resmi
EJJ 2026: Cerita Sepatu Bolong Miswanto dan Tangan Dewa Yusuf Kibar
Kolom Sehat: Meri, tapi Bukan Anak Bebek
Kolom Sehat: Bromo KOM Pasca Pandemi 
Bromo KOM 2026: Ketika Para Remidial Tak Pernah Kapok Tuntaskan Misi Finis Bahagia
Rekor Bersepeda Tercepat di Dunia, 296 km/jam!
Rute Pedih EJJ 2026 1.500 Km, Terobati Estetika JLS hingga Teksas
Senang dan Sedih Shimano Dura-Ace dan Ultegra Baru (2-Habis)
Karya Terbaru Nurmi Pandit, Mewah dengan Gold Leaf