Masa depan Chris Froome menjadi salah satu topik utama di berbagai media dunia. Froome digadang-gadang akan meninggalkan Team Ineos pada separuh musim ini. Ia dikaitkan dengan sejumlah tim WorldTour Mulai dari Movistar hingga Bahrain McLaren.

Froome terikat kontrak dengan Ineos hingga akhir musim 2020. Akan tetapi, hingga saat ini belum ada tanda-tanda perpanjangan kontrak. Selain itu, kondisi internal Ineos pun sedang memanas. Hal itu dipicu pernyataan Egan Bernal tentang Tour de France.

Rider asal Kolombia itu enggan mengalah dengan Froome maupun Geraint Thomas. Bernal, yang merasa lebih muda, bernafsu mempertahankan gelarnya di Tour de France. Sementara Froome sangat ingin mendapatkan titel kelimanya di ajang ini.

Menurut laporan media asal Italia, La Gazzetta dello Sport, pihak Ineos tak memiliki rencana untuk melego Froome pada tengah musim ini. Sejak Desember 2019 lalu, bos Ineos, Sir Dave Brailsford menegaskan bahwa Froome merupakan salah satu leader Team Ineos di Tour de France 2020.

"Dia akan tetap bersama kami sepanjang 2020," tegas salah satu sumber La Gazetta di Team Ineos.

Salah satu tim yang dikaitkan dengan Froome, yakni Movistar, juga membantah akan mendatangkan sang megabintang pada tengah musim ini. "Froome tidak mungkin bergabung pada 2020," tegas juru bicara Movistar seperti yang dilansir Marca.

Sementara itu, salah satu pembalap Movistar, Jose Joaquin Rojas sangat antusias dengan kabar kedatangan Froome ke timnya. "Kawanku, Anda tahu bahwa di Spanyol Anda akan makan dengan sangat baik, dan Anda akan memiliki cakupan yang sangat baik," tulis Rojas di akun Twitter-nya.(mainsepeda)

Populer

Unduh Rute Terbaru EJJ 2026 600 Km di Mainsepeda App!
Jadwal & Syarat RPC EJJ 2026: Wajib Datang Sendiri dan Bawa Sepeda!
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Rute Pedih EJJ 2026 1.500 Km, Terobati Estetika JLS hingga Teksas
Dropbag, Fasilitas Terkini Peserta EJJ 2026 1.500 Km
Ewakobro, ”Rumah” Megah Pecinta Brompton Makassar
Bentang Jawa Lunas
Cukur Bulu Kaki Anda (dan Mengapa Itu Bermanfaat)
Kendala Teknis, Bernard van Aert dkk Gagal Sumbang Emas
Ijen KOM 2024: Haritz Raja Ijen Tercepat, Maghfirotika Ratunya