Tips Persiapan Turing Mandiri

| Penulis : 

Turing dengan sepeda bersama kawan sangat menyenangkan. Bisa ramai-ramai eksplor daerah baru sekaligus bersenda gurau. Seperti yang saya lakukan bersama delapan kawan saat turing dari Surabaya menuju Banyuwangi selama empat hari, 30 Maret hingga 2 April lalu. (Baca: 9 cyclist melakukan turing sepeda Surabaya-Banyuwangi

Kami sepakat harus back to nature. Sengaja seminimal mungkin melewati jalan aspal agar lebih menarik dan seru. Juga menghindari asap knalpot!

Untuk itu, diperlukan persiapan yang maksimal. Selain mental dan fisik, persiapan sepeda dan pendukungnya sangat diperlukan.

1. Penentuan rute

Langkah awal, kami tentukan tujuan turing. Kali ini Surabaya ke Banyuwangi. Untuk menentukan rutenya, kami menggunakan bantuan www.ridewithgps.com.

Turing kali ini sengaja memilih jalan alternatif yang non aspal. Untuk medan yang tidak dapat diprediksi itu, kami tidak muluk-muluk, target sehari menempuh 100-120 km saja. Berdasarkan pengalaman, ini adalah jarak yang ideal dengan kecepatan sesuai kemampuan kami bersembilan. Agar bisa santai untuk berhenti buat istirahat, kuliner, maupun berfoto2

2. Akomodasi dan Makanan

Kami sengaja tidak booking hotel atau penginapan. Jadi kami bisa fleksibel merubah rencana istirahat sesuai kebutuhan di perjalanan. Untuk berjaga-jaga, kami membawa sleeping bag atau apapun yang bisa dijadikan alas berbaring di musholla atau kantor polisi atau markas kodim. Baju bawa yang berbahan katun dan tipis agar cepat kering apabila terkena hujan atau dicuci.

Demikian juga dengan makanan. Bersepeda 100-120 km sehari dengan medan bergunung atau berbukit seperti di Indonesia memerlukan 3.000-4.000 kalori. Jadi sebaiknya makan setiap ada kesempatan dan jangan melewatkan makan pagi.

3. Tas dan Carrier

Untuk menampung barang bawaan, gunakan framebag, handlebar bag, atau saddle mounted bag. Hindari gunakan back-pack. Untuk perjalanan 4-5 hari biasanya kami memerlukan tas dengan kapasitas total 10-15 liter. Bisa dibagi menjadi 3-5 liter bar atau frame bag dikombinasi dengan 8-12 liter saddle mounted bag.

4. Tools dan parts

Sebaiknya setiap cyclist membawa dua ban dalam cadangan, pompa tangan, multitools dengan chain breaker, tire lever, chain link, brake pad, satu kabel rem dan satu kabel shifter. Bisa juga bawa spoke dan RD hanger. Suatu keharusan yakni lampu depan dan lampu belakang yang terang. Bawa cadangan baterai untuk lampu depan belakang ini.

5. Lain-lain

Apabila sudah niat turing dengan mencari medan alternatif non aspal seperti yang kami lakukan, disarankan menggunakan ban lebar minimal 32 mm. Dan sebaiknya menggunakan wheelset dan ban clincher.

Jika turing ini memasuki kawasan taman nasional, harus dipastikan untuk mencari informasi mengenai perizinan dan rute yang diperbolehkan dilewati sepeda.

 

Populer

Giro d'Italia 2026-Etape 5: Igor Arrieta Menang Dramatis Setelah Dua Kali Crash
Ada Apa di Wdnsdy Café, Kafe Cycling Pertama Indonesia?
Giro d'Italia 2026-Etape 4: Narvaez Menang Sprint, Ciccone Rebut Jersey Pink
Pesona Selo “Ring of The Fire”, Sensasi Menanjak Membelah Merapi dan Merbabu
Kevin dan Chika Juara Go West Gantasan 22
Simak Cara dan Biaya Registrasi Bromo KOM 2023
Helm-Helm Baru Abus: Aero dan Lebih Terjangkau
Ada Bus dan Truk Untuk Pulang dari Wonokitri
Wdnsdy AJ62: Performance Nyaman untuk Cyclist Indonesia
Rio Akbar Sabet Emas di Balap BMX Asia 2018