Tips Memilih Komponen agar Sepeda Tampil Elegan
by - April 02, 2019
Tips Memilih Komponen agar Sepeda Tampil Elegan
by Azrul Ananda - April 02, 2019

Harga mahal belum tentu kelihatan keren dan elegan. Percuma punya frame dan grupset termahal kalau paduan komponen lain bikin sakit mata. Seperti ada yang bilang: “To look good is already to go fast.” Kelihatan keren itu berarti cepat. Berikut beberapa tips supaya sepeda kelihatan keren.

Pakai Minyak Kayu Putih

Yap. Kebersihan adalah bagian dari iman. Setiap kali habis gowes, sempatkan waktu untuk membersihkan sepeda. Rantai-rantai, sproket, dan bagian bergerak harus dibersihkan dari gumpalan kotoran bercampur minyak. Frame harus bersih dari bekas cipratan air dan keringat. Jangan lupa bersihkan sela-sela frame yang sulit terjangkau.

Gunakan kanebo lembab, atau kain katun putih polos untuk membersihkan frame.

Bagi yang punya bartape dan sadel warna terang, juga ban gumwall (samping cokelat), bisa dibuat kinclong lagi menggunakan minyak kayu putih Cap Lang (hati-hati merek lain).

Handlebar dan Stem Senada

Frame bisa warna-warni. Grupset cenderung hitam atau metalik. Kombinasi keduanya hampir selalu “aman.” Masalahnya adalah komponen-komponen pendamping.

Salah satu cara paling gampang supaya serasi: Pastikan handlebar dan frame menggunakan merek yang sama. Misalnya, handlebar Zipp dengan stem Zipp. Syukur kalau setipe dalam merek yang sama. Misalnya FSA K-Force Light, jangan dipadu dengan FSA SL-K.

Kebanyakan frame sekarang datang dengan seatpost sendiri. Jadi pasti matching dengan merek frame. Kalau tidak dapat seatpost, usahakan beli seatpost yang satu merek dengan handlebar/stem, atau satu merek dengan frame.

Bagaimana kalau merek tidak sama? Tenang, ini bukan dosa besar. Yang penting pastikan warna senada. Kalau handlebar hitam glossy, maka stem glossy juga. Kalau aksennya merah, pastikan komponen lain senada. Jangan sampai stem ada kuningnya, lalu seatpost-nya merah. 

Sadel dan Bartape

Ini dua komponen simpel, tapi bisa merusak tampilan sepeda. Misalnya, sepeda hampir semuanya dof hitam. Lalu sadelnya putih glossy dan bartape-nya oranye neon. Ya bukan masalah, tapi seperti tabrakan.

Kebanyakan merek sadel juga produsen bartape, jadi mereknya bisa di-matching-kan. Sadel Fizik putih, bartape Fizik putih pula. Atau sadel hitam dof, bartape hitam dof pula.

Kalau harus merek berbeda, pastikan warna tidak tabrakan. Dan ingat, tidak semua pink sama. Kalau sadelnya pink neon lalu bartape-nya pink muda dof, itu tetap tidak matching.

Kalau bingung, ikuti saja salah satu aturan Velominati: Kalau ragu-ragu, pilihlah hitam!

Ban

Ya, pilihan ban bukan hanya merek dan harga. Warna juga bisa mempengaruhi tampilan sepeda secara keseluruhan.

Seperti biasa, ban hitam polos akan aman untuk semua sepeda. Tapi sekarang banyak merek ban merilis warna gumwall, dengan bagian samping warna krem/cokelat klasik.

Kalau sepedanya berwarna dominan atau metalik gelap, maka ban gumwall akan kelihatan keren. Kalau sepedanya warna-warni, mungkin warna gumwall akan membuat makin berantakan.

Jadikan ban gumwall sebagai pemberi aksen. Bukan sebagai sumber warna berantakan.

Overall

Memikirkan kombinasi warna aksesori memang bisa bikin pusing. Sepeda sudah bagus semua warna dof bisa “rusak” ketika dipasangi bottle cage warna glossy. Secara umum, mungkin dibuat sederhana saja:

1. Maksimal tiga warna. Jangan sampai ada lebih dari tiga warna pada sepeda Anda. Warna hitam dan putih bisa tidak dihitung karena netral.

2. Kalau warna frame dominan mencolok, pastikan warna semua komponen lain hitam dof. Supaya tidak berebut perhatian.

3. Kalau warna frame hitam polos, silakan bermain-main dengan warna komponen untuk memberi aksen. Tapi ingat lagi aturan maksimal tiga warna!

4. Ingat selalu Velominati: Kalau ragu, pilih warna hitam! (azrul ananda)


COMMENTS