Tips Tuesday: Terima Kasih, Tali Velcro!

Gowes jarak jauh (ultra) memaksa kita untuk lebih kreatif dalam menghadapi masalah, atau mengantisipasi masalah. Tidak harus selalu membeli barang termahal, dan kadang termahal pun belum tentu tersedia ketika kita membutuhkan.

Salah satu barang yang sangat terasa manfaatnya untuk gowes jarak jauh adalah: Tali velcro (atau pengikat velcro, atau strap velcro). Sesuatu yang bisa dibeli di toko-toko "hardware" atau market place dengan harga sangat murah. Ini beberapa manfaat yang saya dapatkan:

1. Untuk mengikat berbagai tas lebih aman ke frame.

Ada berbagai model tas bisa dipasangkan ke frame. Ada handlebar bag, frame bag, saddle bag, top tube bag, atau variasi lainnya. Semua pasti punya tali pengikat masing-masing. Kebanyakan sudah memakai velcro. Masalahnya, tidak semua pengikat itu bisa mengikat rapat ke frame. Karena ada frame yang bundar seperti steel atau titanium, atau ada frame yang berbentuk pipih lebar seperti aero carbon.

Rata-rata tas itu bisa dilepas pengikatnya. Nah, untuk mendapatkan pemasangan lebih aman dan kuat (tidak goyang), kita bisa menggantinya dengan tali velcro yang dibeli sendiri. Gunting tali velcro sesuai kebutuhan. Voila! Beres!


2. Untuk improvisasi memasang tool atau ban dalam.

Trik ini banyak digunakan oleh "orang-orang gravel" di Amerika, di mana mereka harus siap dengan segala situasi karena jauh dari segala pertolongan. Mereka memasang tubeless plug, multitool, pompa kecil, atau bahkan ban dalam ekstra tidak di dalam tas kecil. Mereka memasang di seatpost, di frame, stem, atau bahkan handlebar menggunakan tali velcro! Sebenarnya bisa pakai cable ties, tapi itu bisa menimbulkan kesulitan ketika harus melepasnya. Velcro mudah dilepas, mudah dipasangkan kembali. (azrul ananda)


COMMENTS