Nggravel Blitar 2026 akan menggelar dua kategori event: Race dan Non-Race. Peserta di masing-masing kategori akan mendapatkan desain jersey berbeda. Untuk kategori Race, jersey akan diproduksi oleh SUB Jersey. Sementara, kategori non-race akan disediakan technical dry fit shirt yang didapat dari AZA Wear.
Jersey race Nggravel Blitar akan menggunakan kain poly spandex pique, yaitu kain rajut performa tinggi. Bahan ini ringan, elastis, dan dilengkapi fitur quick-dry. Tekstur pique memiliki rajutan berpori yang memberikan sirkulasi udara yang baik.
Secara fungsional, jersey ini akan memiliki tiga kantong yang merupakan fitur standar pada jersey performa tinggi. Kantong dibuat cukup dalam sehingga barang tidak mudah jatuh. Sistem penutup kantongnya dengan model Elastic Binding/FOE (Fold Over Elastic). Hal ini membuat kantong akan tetap mudah diakses saat dalam kondisi bersepeda.
Baca Juga: Nggravel Blitar 2026: Rekomendasi Hotel dan Moda Transportasi
"Untuk race sangat spesial akan mendapatkan full jersey dari SUB Jersey. Full zipper dengan tiga kantong di belakang seperti balapan road race atau gravel dunia pada umumnya, " kata Founder Mainsepeda, Azrul Ananda.
Jersey race Nggravel Blitar 2026 yang diproduksi apparel nasional, SUB Jersey.
Sementara itu, jersey non-race akan menggunakan bahan lightweight performance fabric yang ringan. Keunggulan lainnya dari bahan ini adalah breathable, cepat kering, dan tidak mudah melar. Selain itu, terdapat dua kantong di sisi kanan dan kirinya untuk memudahkan pemakainya membawa barang-barang yang ringan.
Jersey ini lebih nyaman dan multifungsi. Bisa dipakai bersepeda sebagai pengganti jersey, bisa dipakai untuk saat istirahat dan tidur. Serta, di kemudian hari, bisa jadi atasan berbagai jenis olahraga lain. Seperti lari, padel, dan lain-lain.
Dari look-nya, tim desain Mainsepeda memilih inspirasi dari karya pelukis pasca-impresionis asal Belanda, Vincent van Gogh. Karya paling ikoniknya diberi nama, The Starry Night.
Technical dry fit shirt untuk peserta non-race Nggravel Blitar 2026.
Gaya seni emotif, cerah, dan goresan kuas yang tebal jadi ciri khasnya. Tim desain Mainsepeda menuangkannya gaya tersebut dalam gambaran panorama jalur gravel yang indah di Blitar. Lengkap dengan view pegunungan, jalur double track, dan langit yang menawan.
"Desainnya sangat klasik ala Starry Night-nya Van Gogh, tapi ini suasana di Blitar. Suasana rute yang akan dilewati," tambah Azrul.
Baca Juga: Nggravel Blitar 2026: Start dari Kantor Bupati Kanigoro, Finis di Candi Penataran
Jersey race akan memadukan warna dominan oranye dan biru. Sedangkan, jersey non-race mengambil warna hijau neon dan biru sebagai warna utama.
Nggravel Blitar 2026 akan berlangsung pada 19 April mendatang. Event ini akan mengajak para pecinta sepeda off-road untuk mengeksplorasi rute-rute gravel di Blitar.
Pendaftaran Nggravel Blitar masih dibuka. Segera daftar via Mainsepeda App sekarang juga. (Mainsepeda)