Tim balap sepeda Indonesia dari disiplin Mountain Bike (MTB) menyumbangkan dua medali perunggu pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Dua medali tersebut diraih Feri Yudoyono dari nomor Men's Cross Country dan Sayu Bella Sukma Dewi dari nomor Women's Cross Country.
Feri menjadi penyumbang medali terbaru bagi Indonesia setelah mengamankan posisi ketiga pada Men's Cross Country, Jumat (25/9). Ia menyelesaikan perlombaan dengan catatan waktu 1 jam 25 menit 41 detik.
Medali emas menjadi milik pembalap China Yuan Jinwei yang finis dengan waktu 1 jam 25 menit 15 detik. Sementara itu, pembalap Jepang Tatsuumi Soejima meraih perak setelah mencatat waktu 1 jam 25 menit 18 detik.
Bagi Feri, medali perunggu tersebut memiliki arti khusus karena menjadi medali pertamanya di ajang Asian Games. Ia mengaku tidak menyangka mampu menembus podium setelah menghadapi persaingan ketat di lintasan.
"Perasaannya senang sekali bisa mendapatkan medali perunggu. Tadi awalnya bareng, cuma sempat jatuh. Mau ngejar sudah dekat ke finish, jadi tidak sempat untuk mengejar," ujar Feri.
Insiden jatuh tersebut sempat membuat peluang Feri untuk mengejar posisi terdepan menjadi lebih sulit. Namun, ia tetap mampu menjaga ritme hingga akhirnya melewati garis finis di posisi ketiga.
Feri menyadari persaingan MTB di level Asia bukan perkara mudah. Kehadiran pembalap-pembalap berkualitas membuat setiap perlombaan membutuhkan persiapan, keberanian, serta kemampuan untuk terus bertahan dalam tekanan.
Karena itu, hasil yang diraihnya di Aichi-Nagoya menjadi pembuktian bahwa peluang meraih prestasi tetap terbuka selama atlet tidak berhenti berusaha.
"Ini medali Asian Games pertama saya. Saya enggak nyangka memang kalau di Asia balap sepeda itu berat, di MTB itu berat. Tapi kalau kita mencoba pasti bisa. Enggak ada yang tidak mungkin, selagi kita masih berusaha," kata Feri.
Sebelum Feri naik podium, Indonesia sudah lebih dulu mengamankan medali perunggu melalui Sayu Bella Sukma Dewi di nomor Women's Cross Country.
Sayu Bella finis di posisi ketiga setelah bersaing dengan para pebalap terbaik Asia. Dua posisi teratas dikuasai China melalui Wu Zhifan dan Liang Zhenglan yang masing-masing meraih emas dan perak.
Bagi Feri, keberhasilan meraih medali Asian Games bukanlah akhir dari perjalanan. Ia memastikan persiapan akan terus dilakukan untuk menghadapi agenda kompetisi berikutnya. "Kita tetap mempersiapkan ke depan, apa pun kompetisi yang kita hadapi," ucap Feri. (mainsepeda)
Foto: NOC Indonesia/Mochammad Rifqi Priyadiansah