SEPASANG kakak beradik, Stanley Alexander Dion (29) dan Jeyssen Alexander Dion (27), sepakat menantang diri di event ultra-cycling West Java Journey (WJJ) 2026 yang digelar 5-6 Desember mendatang. Keduanya langsung berpartisipasi di kategori Race (400 Km) nomor Men 39 and Under.
Bagi Stanley dan Jeyssen, bersepeda bukan sekadar olahraga. Melainkan kenangan kebersamaan yang tumbuh sejak kecil. Hobi tersebut kian ditekuni, terutama saat puncak masa pandemi COVID-19 melanda.
"Dari kecil sebenarnya suka bersepeda bareng, tapi pada saat pandemi menekuni lagi hobi tersebut," ujar Jeyssen.
Keduanya berpengalaman menaklukkan rute-rute jarak jauh dalam ajang private tour. Seperti mengelilingi Pulau Bali hingga rute antarkota Bandung menuju Dieng. Namun, WJJ 2026 terasa lebih spesial. Pasalnya, event yang akan start dan finisih di Cirebon itu akan menjadi ajang kompetisi ultra-cycling resmi pertama yang mereka ikuti.
Baca Juga: Rute "Two-Face" West Java Journey 200 Km
Baca Juga: Daftar Perlengkapan yang Wajib Dibawa Peserta West Java Journey 2026, Rem dan Lampu Lumayan Krusial
Keikutsertaan mereka tak lepas dari dorongan komunitas Soda CC (SODA), wadah bersepeda berbasis di Bandung tempat keduanya tinggal. Stanley menceritakan bahwa inspirasi berpartisipasi datang dari rekan sekomunitasnya, Alvin Abednego, yang juga mendaftar di ajang tersebut.
"Sebenarnya sudah lama mau mencoba ikut event dari Mainsepeda. Kebetulan kali ini panitianya menggelar di Jawa Barat," tutur Stanley.
Menjelang hari penyelenggaraan, kakak beradik itu terus mematangkan persiapan. Jeyssen memanfaatkan topografi Bandung yang mendominasi jalanan menanjak untuk mengasah ketahanan fisik. Dalam sepekan, ia mengalokasikan waktu empat hingga enam hari untuk latihan endurance. Yang kemudian ditutup dengan long ride pada akhir pekan.
Tidak hanya peningkatan intensitas latihan, Jeyssen juga mulai menyiapkan manajemen nutrisi hingga strategi perjalanan demi finish strong di ajang berkonsep unsupported tersebut.
"Nutrisi paling mulai menghitung kebutuhan gel dan barang-barang yang akan dibawa, lalu planning checkpoint untuk fuelling," kata Jeyssen.
Baca Juga: Siap-Siap! Ini Tata Cara Pendaftaran West Java Journey 2026 via Mainsepeda App
Baca Juga: Glenmore, The Real Gravel
Regulasi WJJ 2026 yang mengizinkan peserta untuk berada dalam kelompok. Stanley menyambut positif regulasi tersebut. Ia berpeluang gowes berdampingan dengan sang adik serta rekan-rekan komunitas SODA.
Mengenai target akhir di WJJ 2026, keduanya sepakat menetapkan keselamatan dan penyelesaian rute sebagai prioritas utama. "Yang penting finish saja tanpa kendala," pungkas Jeyssen.
WJJ 2026 sendiri akan terbagi menjadi dua kategori utama. Yakni Race (400 KM) dan kategori Non-Competitive (200 KM). Untuk kategori race dibagi menjadi empat kelompok umur. yakni Men under 39, Men 40 and Up, Women under 39, dan Women ad Up.
So, bagi pesepeda yang ingin menguji ketahanan dan menikmati keindahan lanskap Jawa Barat, pendaftaran dapat dilakukan secara langsung melalui aplikasi Mainsepeda App. Informasi lebih lanjut mengenai panduan teknis dapat diakses dengan menghubungi layanan admin WhatsApp di nomor 081222808035. (Mainsepeda)