Asian Games 2026: China Kuasai Cross-Country Putri, Indonesia Raih Perunggu

China mendominasi nomor mountain bike cross-country (MTB XCO) putri Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Wu Zhifan berhasil merebut medali emas. Sedangkan rekan senegaranya, Liang Zhenglan mengamankan perak dalam perlombaan yang berlangsung di Obata Ryokuchi Park, Kamis (24/9).

Wu memastikan kemenangan setelah melepaskan diri dari Liang pada lap terakhir. Ia menyelesaikan perlombaan dengan catatan waktu 1 jam 26 menit 14 detik.

Liang finis 51 detik setelah Wu untuk mengamankan medali perak. Sementara wakil Indonesia, Sayu Bella Sukma Dewi tampil impresif dan berhasil membawa pulang medali perunggu dengan waktu 1 jam 28 menit.

Perlombaan di Obata Ryokuchi Park diikuti 16 pebalap yang harus menyelesaikan tujuh putaran dengan total jarak 25,9 kilometer.

Berbeda dengan balap sepeda road race, lintasan MTB cross-country memadukan medan alami dan rintangan buatan. Para pembalap harus melewati bebatuan, akar pohon, turunan curam, serta tanjakan yang menuntut kemampuan teknis sekaligus daya tahan tinggi.

Sayu Bella sempat membuka perlombaan dengan memimpin setelah lap pertama. Wu berada di posisi kedua, sementara Liang membuntuti di urutan ketiga.

Memasuki lap kedua, dua pembalap China mulai mengambil alih dua posisi teratas. Sayu Bella mampu menjaga jarak dan terus memberikan tekanan kepada Wu dan Liang.

Hingga akhir lap keempat, pembalap Indonesia tersebut bahkan berhasil memangkas selisih menjadi hanya 11 detik dari pemimpin lomba.

Situasi itu membuat Wu dan Liang harus menerapkan strategi untuk menjaga posisi sekaligus menjauh dari kejaran Sayu Bella.

"Pembalap di belakang kami memberikan tekanan cukup kuat pada beberapa lap pertama, jadi kami bergantian berada di depan. Siapa pun yang merasa lebih baik akan menentukan tempo," ujar Wu setelah perlombaan.

"Prioritas pertama kami adalah menciptakan jarak dengan pebalap lainnya, karena kami berdua merasa hal terpenting adalah memastikan medali emas menjadi milik China," lanjutnya.

Strategi tersebut berjalan efektif. Wu dan Liang perlahan memperlebar jarak dari para pesaing, meskipun persaingan di antara keduanya tetap berlangsung ketat.

Memasuki lap terakhir, Wu akhirnya melancarkan serangan yang membuat Liang tak mampu mengimbangi. Wu terus memperlebar keunggulan hingga mencapai 51 detik saat melintasi garis finis.

Meski harus puas dengan medali perak, Liang mengaku tetap senang melihat Wu berhasil menjadi juara. "Tidak masalah apakah dia yang menang atau saya yang menang. Kami sama-sama mewakili China," ujar Liang. (mainsepeda)


COMMENTS