Jonathan Milan (Lidl-Trek) melanjutkan dominasinya di Tour de Pologne 2026 setelah memenangi etape kedua yang berakhir di Szczecin, Selasa (4/8). Pembalap Italia itu kembali menjadi yang tercepat dalam sprint massal sekaligus mencatat kemenangan etape kedua secara beruntun.

Milan tampil impresif pada kilometer-kilometer akhir. Meski harus melewati tikungan putar balik (U-turn) sekitar 400 meter sebelum garis finis, ia mampu menjaga posisi dengan sempurna sebelum melancarkan sprint eksplosif yang tidak mampu diimbangi para pesaingnya.

Paul Magnier (Soudal-QuickStep) kembali harus puas finis di posisi kedua setelah gagal mengejar laju Milan pada sprint terakhir. Sedangkan posisi ketiga ditempati Matteo Malucelli (XDS-Astana).

Etape kedua memang diprediksi menjadi milik para sprinter. Rute yang nyaris sepenuhnya datar tanpa tanjakan kategori, dengan titik tertinggi hanya sekitar 91 meter di atas permukaan laut, membuat peluang serangan dari para pemanjat hampir tidak ada.

Meski demikian, empat pembalap tetap mencoba membangun breakaway sejak awal balapan. Mereka adalah Jonas Rutsch (Lotto-Intermarché), Anton Schiffer (Visma-Lease a Bike), serta dua pembalap Tim Nasional Polandia, yakni Radoslaw Frątczak dan Patryk Stosz.

Keunggulan kelompok terdepan sempat mencapai sekitar 90 detik. Namun Lidl-Trek segera mengambil alih kendali peloton untuk menjaga selisih waktu tetap terkendali demi membuka peluang sprint bagi Milan.

Di kelompok terdepan, Frątczak dan Stosz saling bergantian memenangi intermediate sprint. Sementara peloton tetap menjaga ritme di belakang sambil menunggu momen yang tepat untuk meningkatkan kecepatan.

Memasuki 65 kilometer terakhir, Lidl-Trek bersama Soudal-QuickStep mulai mempercepat laju sehingga selisih waktu para pelarian terus menipis.

Pemegang jersey raja tanjakan, Dries De Bondt (Jayco-AlUla), sempat mencoba menghidupkan kembali peluang breakaway dengan mengejar kelompok terdepan. Setelah melakukan pengejaran sekitar 15 kilometer, ia berhasil bergabung, meski Patryk Stosz harus tertinggal akibat mengalami masalah mekanis.

Perlawanan kelompok breakaway akhirnya berakhir sekitar 15 kilometer menjelang finis setelah seluruh pembalap terdepan berhasil ditangkap peloton.

Memasuki kawasan Szczecin, tim-tim sprinter mengendalikan jalannya balapan. Peloton melaju dengan kecepatan mendekati 60 kilometer per jam saat melintasi jembatan besar menuju pusat kota. Perubahan lebar jalan dari empat lajur menjadi dua lajur membuat perebutan posisi semakin ketat menjelang finis.

Matteo Malucelli sempat memimpin memasuki tikungan putar balik terakhir setelah mendapat dukungan maksimal dari rekan-rekannya di XDS-Astana. Namun Jonathan Milan tetap berada di posisi ideal dan langsung melancarkan akselerasi ketika keluar dari tikungan.

Sprint eksplosif Milan kembali tidak mampu dibendung para rival. Kemenangan kedua secara beruntun membuat pembalap Lidl-Trek itu semakin mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin klasemen umum (GC) dan mempertahankan jersey kuning. (mainsepeda)

Populer

English 10th Anniversary Limited Edition, Hanya Ada 10 Unit di Dunia
Kakak Beradik Stanley dan Jeyssen Kompak Jajal Race 400 KM di WJJ 2026
Wheelset Baru Corima Masih Mampu Bikin Kagum
Tips Posisi Tangan Ideal Saat Bersepeda
Jersey Nggravel Glenmore 2026 Dirilis, Padukan Panorama Perkebunan dan Performa Tinggi
Rondo HVRT CF0: Ya Aero, Ya Endurance, Ya Gravel Bike
Brompton X Chpt3 Titanium, Hanya 10,3 Kilogram
Tour de France 2026: Pogacar Tetap Fit di Tengah Masalah Kesehatan UAE Team Emirates-XRG
Bentang Jawa 2025: Stephen Lane Juara! Pecah Rekor Finish Under 78 Jam
Rute "Two-Face" West Java Journey 200 Km