Tim Merlier kembali menunjukkan dominasinya di etape sprint Tour de France 2026. Pembalap Soudal Quick-Step itu sukses merebut kemenangan pada etape kedelapan setelah melakukan sprint luar biasa dari belakang rombongan utama menuju garis finis di Bergerac, Sabtu (11/7).
Kemenangan tersebut menjadi yang kedua secara beruntun bagi Merlier, sekaligus menambah koleksi kemenangan etapenya di Tour de France menjadi lima sepanjang karier. Hasil ini juga membuat persaingan memperebutkan jersey hijau semakin ketat.
Drama terjadi menjelang finis ketika rombongan utama memasuki tikungan terakhir. Merlier sempat kehilangan posisi setelah terdesak di tikungan sehingga tertinggal dari para rivalnya.
Di depan, Mathieu van der Poel menjalankan tugas sebagai pengantar sprint untuk Jasper Philipsen dan membuat rombongan terpecah.
Dalam situasi tersebut, Merlier memilih melancarkan akselerasi lebih awal. Memanfaatkan slipstream, ia menyalip satu per satu pesaingnya sebelum melesat di sisi kiri lintasan.
Baca Juga: Tour de France 2026-Etape 7: Tim Merlier Menang Sprint, Pogacar Pertahankan Jersey Kuning
Baca Juga: Tour de France 2026-Etape 6: Pogacar Kuasai Tourmalet dan Rebut Jersey Kuning
Philipsen, Biniam Girmay, hingga Olav Kooij tak mampu mengimbangi kecepatannya. Merlier akhirnya melintasi garis finis dengan keunggulan meyakinkan dan merayakan kemenangan dengan mengepalkan tangan ke udara.
"Saya harus berjuang untuk mendapatkan posisi sepanjang waktu hingga menit terakhir. Sebelum tikungan saya sedikit terhimpit, lalu mereka hampir bertabrakan dan saya pikir semuanya sudah berakhir. Saya mencoba kembali mengejar para pembalap di depan dan melaju dengan kecepatan tinggi," ujar Merlier usai balapan.
Ia mengakui sprint tersebut menguras seluruh tenaganya.
"Saat itu jaraknya sekitar 250 meter menuju finis. Saya terus mencoba sampai garis akhir, tetapi pada 50 meter terakhir saya sudah tidak bisa mengerahkan tenaga lagi."
Merlier juga mengaku puas mampu memanfaatkan peluang di etape-etape sprint.
"Biasanya jika Anda memenangkan satu etape, Anda bisa memenangkan etape berikutnya. Saya senang karena dari tiga etape sprint, saya berhasil memenangkan dua di antaranya," katanya.
Baca Juga: Tour de France 2026-Etape 5: Olav Kooij Menang Sprint, Træen Pertahankan Jersey Kuning
Baca Juga: Tour de France 2026-Etape 4: Pedersen Menang Dramatis, Pogacar Kehilangan Jersey Kuning
Rekan setimnya, Jasper Stuyven, turut memuji kemampuan Merlier membaca situasi balapan. Stuyven berperan membawa Merlier ke posisi depan sekitar dua kilometer sebelum finis.
Di belakang Merlier, Biniam Girmay harus puas finis di posisi kedua, sedangkan Olav Kooij melengkapi podium. Tambahan poin dari kemenangan tersebut membawa Merlier naik ke peringkat kedua klasemen poin, meski Mads Pedersen masih mempertahankan posisi teratas dan berhak atas jersey hijau.
Etape kedelapan sejatinya berlangsung relatif tenang bagi para pembalap klasifikasi umum. Rute sejauh 180,4 kilometer dari Périgueux menuju Bergerac didominasi lintasan datar yang melintasi kawasan perbukitan, kebun anggur, kastel, serta aliran Sungai Dordogne di Prancis.
Sejak awal balapan, Liam Slock, Jakub Otruba, dan debutan Tour de France Thibault Guernalec membentuk kelompok breakaway. Ketiganya sempat memimpin jalannya lomba, sementara Alpecin Premier-Tech, Soudal Quick-Step, dan NSN Cycling Team bergantian mengontrol kecepatan peloton.
Pada sprint perantara yang berjarak kurang dari 60 kilometer menuju finis, Otruba mengungguli Slock untuk merebut poin maksimal. Di belakangnya, Jasper Philipsen, Max Kanter, dan Mads Pedersen juga berhasil mengamankan tambahan poin penting.
Slock kemudian memutuskan menyerang sendirian sekitar 40 kilometer sebelum finis. Upayanya sempat membuka peluang kejutan karena ia masih memiliki keunggulan lebih dari satu menit ketika memasuki 20 kilometer terakhir.
Namun, harapan tersebut perlahan pupus ketika tim-tim sprinter meningkatkan tempo. Slock akhirnya berhasil dikejar peloton hanya sekitar 1,3 kilometer menjelang garis finis, membuka jalan bagi duel sprint yang akhirnya dimenangkan Merlier.
Persaingan memperebutkan jersey hijau pun masih jauh dari kata selesai. Mads Pedersen tetap memimpin klasemen poin dengan keunggulan tipis 15 poin atas Tim Merlier. Biniam Girmay membayangi di posisi ketiga dengan koleksi 203 poin, sementara Jasper Philipsen berada di peringkat berikutnya dengan 175 poin. (mainsepeda)