Tour de France 2026-Etape 7: Tim Merlier Menang Sprint, Pogacar Pertahankan Jersey Kuning

Tim Merlier (Soudal Quick-Step) menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu sprinter terbaik dunia usai memenangi etape ketujuh Tour de France 2026 yang finis di Bordeaux, Jumat (10/7). Kemenangan tersebut menjadi raihan etape keempat sepanjang karier Merlier di ajang balap sepeda paling bergengsi di dunia itu.

Pembalap Belgai itu tampil impresif dengan strategi sprint yang matang. Merlier menunggu hingga momen paling tepat sebelum melesat di 150 meter terakhir. Ia memanfaatkan celah yang terbuka dan mengungguli para pesaingnya di lintasan yang membentang di sepanjang Sungai Garonne.

Jalannya sprint sempat dikuasai Alpecin-Premier Tech. Matthieu van der Poel mengambil peran sebagai penghela utama dan memimpin rombongan sekitar 600 meter menjelang garis finis.

Namun, akselerasi yang dilakukan terlalu dini membuat Jasper Philipsen harus menghadapi angin dari depan saat memulai sprint.

Situasi tersebut dimanfaatkan Merlier yang saat itu masih berada di belakang Biniam Girmay dari NSN Cycling dan Fernando Gaviria dari Caja Rural.

Baca Juga: Tour de France 2026-Etape 6: Pogacar Kuasai Tourmalet dan Rebut Jersey Kuning

Baca Juga: Tour de France 2026-Etape 5: Olav Kooij Menang Sprint, Træen Pertahankan Jersey Kuning

Ketika Van der Poel mengakhiri tugasnya sekitar 250 meter sebelum finis, Merlier keluar dari barisan dan melesat tanpa mampu diimbangi rival-rivalnya hingga menyentuh garis akhir sebagai pemenang.

"Sulit mendapatkan posisi yang tepat, tetapi saya berhasil berkat bantuan tim," ujar Merlier usai balapan.

Ia mengaku sempat kehilangan posisi ideal saat mengikuti pergerakan Philipsen, tetapi tetap tenang hingga kesempatan datang di penghujung lomba.

"Untuk waktu yang lama saya mengikuti Jasper, tetapi saya kehilangan jejaknya. Kemudian saya mendapat sedikit ruang untuk mengistirahatkan kaki. Pada 600 meter terakhir pertarungan kembali dimulai. Saya berpikir, 'apakah kami akan bertarung sampai akhir?' Saya senang akhirnya bisa menang," kata Merlier.

Pembalap Belgia itu juga bangga dengan catatan penampilannya di Tour de France. "Dalam setiap partisipasi saya selalu meraih kemenangan, jadi saya bisa bangga," ujarnya.

Sebelum sprint penentuan, etape ketujuh diwarnai aksi breakaway dua pembalap, Jakob Otruba dari Caja Rural dan Baptiste Veistroffer dari Intermarché Lotto. Keduanya sempat membuka jarak hingga satu menit 38 detik dari peloton.

Namun, upaya tersebut tidak bertahan lama. Alpecin-Premier Tech bersama Soudal Quick-Step memimpin pengejaran dengan dukungan sesekali dari Decathlon CMA CGM untuk memastikan peluang kemenangan tetap menjadi milik para sprinter.

Memasuki 20 kilometer terakhir, Otruba dan Veistroffer mengakhiri perlawanan mereka setelah menyadari peluang bertahan hingga finis nyaris mustahil. Keduanya saling memberi apresiasi sebelum peloton mengambil alih jalannya perlombaan.

Baca Juga: Tour de France 2026-Etape 4: Pedersen Menang Dramatis, Pogacar Kehilangan Jersey Kuning

Baca Juga: Tour de France 2026-Etape 3: Pogacar Menang dan Rebut Yellow Jersey

Ketegangan meningkat saat rombongan utama memasuki Bordeaux. Sejumlah tim, termasuk Alpecin-Premier Tech, Soudal Quick-Step, dan Cofidis, berlomba menempatkan sprinter mereka di posisi terdepan. Sementara Netcompany Ineos memimpin peloton ketika jalan mulai menyempit menjelang kawasan finis.

Seluruh pembalap berhasil melewati zona aman tiga kilometer terakhir tanpa insiden berarti. Setelah itu, sekitar 40 pebalap terdepan terlibat dalam sprint massal yang akhirnya dimenangkan Tim Merlier melalui akselerasi tajam yang memastikan kemenangan etape ketujuh Tour de France 2026.

Di sisi lain, tidak terjadi perubahan pada klasemen umum (GC). Tadej Pogacar dari UAE Team Emirates-XRG tetap mempertahankan jersey kuning sebagai pemimpin balapan menjelang etape berikutnya yang kembali diprediksi menjadi panggung para sprinter. (mainsepeda)


COMMENTS