Tour de France 2026 Pangkas Etape 9 Akibat Gelombang Panas Ekstrem

Penyelenggara Tour de France 2026 memangkas jarak etape kesembilan setelah otoritas cuaca Prancis mengeluarkan peringatan gelombang panas ekstrem di Departemen Corrèze, Minggu (12/7). Langkah tersebut diambil untuk menjaga keselamatan para pembalap yang diperkirakan harus berlomba dalam suhu di atas 40 derajat Celsius.

Etape yang semula menempuh jarak 185,5 kilometer dari Malemort menuju Ussel, kini dipersingkat menjadi 155,5 kilometer. Dengan perubahan tersebut, total lintasan berkurang sekitar 30 kilometer, sementara lokasi finis tetap tidak mengalami perubahan.

Keputusan itu diumumkan oleh penyelenggara Tour de France, Amaury Sport Organisation (ASO), tidak lama setelah Tim Merlier meraih kemenangan pada etape kedelapan di Bergerac, Sabtu (11/7).

Dalam pernyataan resminya, ASO menjelaskan bahwa badan meteorologi Prancis, Météo-France, telah menetapkan Departemen Corrèze dalam status siaga merah akibat gelombang panas yang sangat intens.

"Météo-France telah menetapkan departemen Corrèze dalam status siaga merah karena gelombang panas yang sangat intens. Mengingat hal tersebut, telah diputuskan untuk menyesuaikan rute Etape ke-9 Tour de France dari Malemort ke Ussel pada Minggu, 12 Juli 2026," demikian pernyataan ASO.

Baca Juga: Tour de France 2026-Etape 8: Tim Merlier Menang Sprint Lagi dan Dekati Jersey Hijau

Baca Juga: Tour de France 2026-Etape 7: Tim Merlier Menang Sprint, Pogacar Pertahankan Jersey Kuning

Penyelenggara menegaskan perubahan tersebut dilakukan demi memastikan balapan tetap dapat berlangsung dalam kondisi yang lebih aman.

"Keputusan ini diambil karena kondisi cuaca yang luar biasa. Tujuannya adalah untuk memastikan balapan dapat berlangsung dalam kondisi yang sesuai dengan peringatan gelombang panas merah," lanjut pernyataan tersebut.

Selain memangkas jarak, jadwal start etape juga mengalami penyesuaian. Balapan akan dimulai 10 menit lebih lambat dari rencana awal, yakni pukul 13.45 waktu setempat.

Perubahan hanya berlaku pada bagian awal lintasan di sekitar Malemort, sedangkan rute menuju garis finis di Ussel tetap dipertahankan. Etape diperkirakan berakhir sekitar pukul 17.30 waktu setempat.

Keputusan panitia mendapat dukungan dari sprinter Soudal Quick-Step, Tim Merlier. Juara etape kedelapan itu menilai pengurangan jarak merupakan langkah yang tepat setelah para pembalap harus menghadapi cuaca panas sepanjang pekan pertama balapan.

"Bagi saya ini bukan ide yang buruk. Mungkin ada pembalap lain yang tidak setuju karena mereka melihat peluang pada etape besok, tetapi kami sudah menjalani satu pekan balapan dengan suhu yang selalu berada di atas 35 derajat Celsius," kata Merlier.

Baca Juga: Tour de France 2026-Etape 6: Pogacar Kuasai Tourmalet dan Rebut Jersey Kuning

Baca Juga: Tour de France 2026-Etape 5: Olav Kooij Menang Sprint, Træen Pertahankan Jersey Kuning

Menurutnya, kondisi cuaca ekstrem membuat para pembalap kesulitan menjaga suhu tubuh selama balapan.

"Sulit mendapatkan cukup minuman dan es untuk mendinginkan badan, jadi mempersingkat etape adalah ide yang bagus. Tidak banyak hal lain yang bisa dilakukan, jadi saya berterima kasih kepada panitia karena telah mencoba mengambil langkah ini," ujarnya.

Ini menjadi kali kedua Tour de France 2026 harus mengubah jalur balapan akibat kondisi ekstrem. Sebelumnya, pada etape ketiga menuju Les Angles, panitia meminta penonton menjauh dari area finis setelah kebakaran hutan melanda Departemen Pyrénées-Orientales.

Sementara itu, data ProCyclingStats mencatat etape keempat menuju Foix sebagai etape terpanas sepanjang era pencatatan situs tersebut sejak 2007. Para pembalap saat itu harus menempuh balapan lebih dari empat jam dengan suhu rata-rata mencapai 36,5 derajat Celsius. (mainsepeda)


COMMENTS