Jonas Vingegaard (Visma-Lease a bike) menorehkan salah satu pencapaian terbesar dalam kariernya setelah resmi menjuarai Giro d'Italia 2026, Minggu (31/5).

Rider asal Denmark itu mengangkat Trofeo Senza Fine di Roma pada etape penutup, sekaligus memastikan namanya masuk dalam daftar elite pembalap yang pernah menaklukkan seluruh ajang Grand Tour.

Momen emosional terjadi sesaat setelah nama Vingegaard diukir pada trofi ikonik Giro d'Italia. Mengenakan maglia rosa, ia berdiri di podium sambil mengangkat trofi juara sebelum menatap kedua anaknya yang mengenakan jersey serupa dan merayakan keberhasilan bersejarah tersebut bersama keluarga.

Keberhasilan ini menjadikan Vingegaard sebagai pembalap kedelapan dalam sejarah yang mampu memenangkan tiga balapan Grand Tour, yakni Giro d'Italia, Tour de France, dan Vuelta a Espana.

Namanya kini sejajar dengan Jacques Anquetil, Felice Gimondi, Eddy Merckx, Bernard Hinault, Alberto Contador, Vincenzo Nibali, dan Chris Froome dalam klub eksklusif para pemenang trilogi Grand Tour.

Ia juga menjadi pembalap pertama yang menyelesaikan koleksi tiga gelar tersebut sejak Chris Froome melakukannya pada 2018.

BACA JUGA: Giro d’Italia 2026-Etape 21: Milan Akhiri Penantian, Vingegaard Juara Overall

Sebelumnya, Vingegaard menjuarai Tour de France pada 2022 dan 2023, lalu menambah gelar Vuelta a Espaaa pada 2025. Kini, Giro d'Italia menjadi kepingan terakhir yang melengkapi dominasinya di balap sepeda dunia.

Dominasi Vingegaard di Giro d'Italia 2026 terlihat sejak pertengahan balapan. Dalam debutnya di ajang ini, pembalap Visma-Lease a Bike tersebut sukses merebut lima kemenangan etape dan mengakhiri perlombaan dengan keunggulan lebih dari lima menit atas pesaing terdekatnya, Felix Gall dari Decathlon CMA CGM.

Sementara posisi ketiga klasemen umum ditempati Jai Hindley dari Red Bull-BORA-hansgrohe yang tertinggal lebih dari enam menit dari sang juara.

Sebelum etape terakhir dimulai, Vingegaard sempat mengungkapkan sejumlah momen favoritnya selama tiga pekan balapan berlangsung. Ia menyoroti kekompakan tim serta kemenangan rekan setimnya, Sepp Kuss, pada etape pegunungan utama beberapa hari sebelumnya.

"Saya sangat menikmati energi dan motivasi yang ada di dalam tim," ujar Vingegaard.

BACA JUGA: Bromo KOM 2026: KHCC Singapura Berbanyak Latihan Indoor, Depok Loops ke Cemoro Sewu

Ia kemudian menambahkan dengan nada ringan, "Dan tentu saja memenangkan lima etape sendiri juga cukup menyenangkan."

Namun suasana berubah lebih emosional ketika balapan resmi berakhir dan gelar juara berada dalam genggamannya.

"Hari ini sangat spesial bagi saya. Menjuarai balapan ini adalah sesuatu yang selalu saya impikan. Saya bahkan sulit menemukan kata-kata untuk menggambarkannya," kata Vingegaard.

Ia juga mengaku terkesan dengan dukungan luar biasa dari para penggemar yang memadati jalanan Roma sepanjang etape terakhir.

"Ada begitu banyak orang di pinggir jalan. Mengenakan maglia rosa di jalanan Roma adalah sesuatu yang sangat istimewa. Setelah tiga minggu yang luar biasa ini, rasanya menjadi cara terbaik untuk mengakhiri balapan," ujarnya.

BACA JUGA: https://www.mainsepeda.com/r/6365/jersey-bromo-kom-2026-perpaduan-seni-hatching-dan-bahan-untuk-performa-maksimal

Vingegaard melintasi garis finis bersama para rekan setimnya sambil mengepalkan tangan ke udara sebagai tanda kemenangan. Di garis akhir, sang istri, Trine Marie Vingegaard Hansen, beserta kedua anak mereka telah menunggu untuk menyambut sang juara.

Momen tersebut membuat Vingegaard tak mampu menyembunyikan emosinya.

"Itu membuat saya menitikkan air mata. Mereka selalu ada untuk saya," katanya sambil mengusap mata. (mainsepeda)

Populer

Giro d’Italia 2026-Etape 21: Milan Akhiri Penantian, Vingegaard Juara Overall
Giro d’Italia 2026-Etape 20: Jonas Vingegaard di Ambang Juara Overall
Unbound Gravel 2026: Kerja Tim Menangkan Mads Wurtz Schmidt dan Sofia Gomez Villafane
Vingegaard Juara Giro d'Italia 2026, Lengkapi Koleksi Tiga Gelar Grand Tour
Bromo KOM 2026: KHCC Singapura Berbanyak Latihan Indoor, Depok Loops ke Cemoro Sewu
Jersey Bromo KOM 2026: Perpaduan Seni Hatching dan Bahan untuk Performa Maksimal
Polda Jatim Kembali Jadi Titik Start, Bromo KOM 2026 Jadi Rangkaian HUT Ke-80 Bhayangkara
Pompa Ban Anda sesuai Berat Badan
Kolom Sehat: Saya Harus Menghadap Guru BP
Giro d’Italia 2026-Etape 19: Sepp Kuss Menang di Dolomites, Lengkapi Koleksi Grand Tour