Di bawah langit cerah, Wout van Aert secara tidak terduga menundukkan "Neraka di Utara". Pembalap andalan Visma-Lease a Bike tersebut sukses merengkuh gelar juara pada edisi ke-123 Paris-Roubaix, Minggu, 12 April 2026, setelah memenangi duel epik melawan juara dunia, Tadej Pogacar.

Bagi Van Aert, trofi berbentuk batu granit ini bukan sekadar gelar Monument kedua dalam kariernya. Ini adalah penebusan janji yang tertunda selama delapan tahun. Sejak debutnya pada 2018—tahun di mana rekan setimnya, Michael Goolaerts, meninggal dunia akibat serangan jantung di tengah balapan—Van Aert seperti memikul beban setiap kali melintasi rute Roubaix.

"Kemenangan ini adalah segalanya bagi saya. Sejak 2018, target saya hanya satu: datang ke sini dan menunjuk ke arah langit. Kemenangan ini untuk Michael, keluarganya, dan semua rekan setim yang telah berjuang bersama saya," ujar Van Aert dengan suara bergetar di tengah kerumunan jurnalis.

Baca Juga: Itzulia Basque Country 2026: Paul Seixas Akhiri Puasa Gelar 19 Tahun Perancis

MVDP Gagal Podium

Sementara itu, Pembalap Belgia lainnya, Jasper Stuyven (Soudal-QuickStep), mengamankan podium ketiga setelah memenangi sprint dari grup pengejar, sementara Van der Poel harus puas finis di luar tiga besar dan menempati posisi keempat.

Kemenangan ini tidak hanya menasbihkan Van Aert sebagai raja baru di lintasan cobblestone, tetapi juga menutup salah satu bab paling emosional bagi Van Aert dan balap sepeda modern. (Mainsepeda)

Results powered by FirstCycling.com

Populer

Giro d’Italia 2026-Etape 17: Michael Valgren Raih Kemenangan Grand Tour Perdana
Giro d’Italia 2026-Etape 16: Vingegaard Menang di Tanjakan Cari, Dekati Rekor Pogacar
Giro d’Italia 2026: Vingegaard Favorit Utama, Siapa Penantangnya?
3 Tips untuk Cyclist yang akan Bike to Work
Bentang Jawa Lunas
Cerita Debutan Bromo KOM 2026: Rela Long Ride demi Latihan Tanjakan Hingga Jual Helm Kesayangan
La Flèche Wallonne 2026: Remaja 19 Tahun yang Meruntuhkan Rekor Sembilan Dekade
Bromo KOM 2026: Ketika Para Remidial Tak Pernah Kapok Tuntaskan Misi Finis Bahagia
Rajin Nge-Loop di Kahuripan dan Juanda, Punya Agenda 'Auto Nyasar'
Menjajal L-TWOO RX 12-Speed, seperti Apa Lawan Sensah?