Hari yang sempurna dirasakan Filippo Ganna pada Senin, 9 Maret 2026. Pembalap Ineos Grenadiers itu meraih kemenangan di etape pembuka Tirreno-Adriatico melalui nomor spesialisasinya, Individual Time Trial (ITT).

Ia meraih kemenangan telak dengan selisih 22 detik dari rekan setimnya di Ineos Grenadiers, Thymen Arensman, dan 26 detik dari Max Walscheid (Lidl-Trek). Kemenangan ini semakin komplet karena diraih di depan publik negaranya sendiri di Italia. 

"Saat ini, saya sangat senang, penampilan yang bagus. Meski sebelumnya saya merasa tidak dalam kondisi terbaik," kata cyclist 29 tahun itu.

Baca Juga: Kejutan Luke Lamperti, Memenangi Etape Pembuka Paris-Nice 2026

​Ganna adalah salah satu time trialist terbaik di dunia. Hanya ada satu nama yang benar-benar melampauinya: Remco Evenepoel. Etape pertama Tirreno-Adriatico ini adalah kemenangan ke-38 pada karier profesional Ganna, 28 kemenangan diantaranya berasal dari nomor Time Trial. Termasuk kemenangan ketiga dari empat balapan pembuka time trial terakhir di Tirreno-Adriatico. 

Ketika balapan pada rute 11,5 km di Lido di Camaiore dimulai, akselerasi Ganna sangat presisi. Ia sudah unggul tiga detik dari rekan setimnya, Magnus Sheffield, yang saat itu memimpin klasemen pada titik tengah perlombaan. Ganna terus memacu kecepatannya lebih tinggi lagi di paruh kedua rute di sepanjang pantai Camaiore hingga mencatatkan waktu tercepat, 12 menit 8 detik. Ia juga memecahkan rekor kecepatan rute rata-rata, yakni 56,225 km/jam.

Hasil positif ini menghantarkan Ganna memimpin sementara klasemen juara umum (GC). Ia mengaku ingin mempertahankan posisinya, meski peluangnya kecil.

"Tentu, saya tidak ingin kehilangan jersey pemimpin juara. Saya akan berjuang dan mungkin memenangi etape yang lain. Tapi ini bukan perkara mudah, saya membutuh dukungan dari tim," ungkapnya. 

Ganna memang tidak masuk lis kandidat juara umum. Primoz Roglic (Red Bull-Bora-Hansgrohe) adalah unggulan pertama, di susul oleh Isaac del Toro (UAE Team Emirates-XRG) dan Antonio Tiberi (Bahrain Victorious). Persaingan ketiganya sangat ketat. 

Baca Juga: Strade Bianche 2026: Tadej Pogacar Lampaui Rekor Cancellara

Roglic tertinggal 31 detik dari Ganna di papan klasemen GC. Sementara, Tiberi memiliki selisih waktu 33 detik dan Del Toro tertinggal 36 detik. Diprediksi perbedaan waktu itu akan mulai terkikis di etape-etape perbukitan, salah satunya etape 2 malam nanti. 

Etape yang dimulai dari Camaiore dan berakhir di Gimignano ini akan diakhiri dengan segmen rolling panjang sejauh 80 Km. Segmen penutupnya sangat brutal: gravel 5 Km dan finish di ujung tanjakan yang punya kemiringan hingga 14 persen dengan panjang 1 Km. Hal ini berpotensi menciptakan perbedaan waktu signifikan dalam klasemen umum (GC). (mainsepeda)

Results powered by FirstCycling.com

Populer

Indahnya CLBK Bersepeda
Paris-Nice 2026-Etape 2: Max Kanter Berjaya di Montargis
Tirreno-Adriatico 2026-Etape 1: Filippo Ganna Tak Terbendung di Nomor ITT
Strade Bianche 2026: Tadej Pogacar Lampaui Rekor Cancellara
Kisah LeBron James dan Kecintaannya pada Sepeda
Tara: Saya Mencintai Sepeda Baru Olahraganya, Jangan di Balik!
Kejutan Luke Lamperti, Memenangi Etape Pembuka Paris-Nice 2026
Preview Paris-Nice 2026: Ujian Pertama Vingegaard, Juan Ayuso Bisa Jadi Kuda Hitam
Pogacar Berambisi Juara Strade Bianche Keempat Kali, Pembalap 19 Tahun Jadi 'Kuda Hitam'
UCI World Championship 2025: Pogacar Back to Back Juara Dunia Road Race