East Java Journey 2026 - Jersey Tahun ini Minimalis dan Fungsional

Pada tahun keempat penyelenggaraan East Java Journey 2026, peserta akan mendapatkan model dan desain jersey yang berbeda dari SUB Jersey dan AZA Wear. Sebelumnya, peserta mendapatkan jersey ultra cycling tipe TAG (touring adventure gravel) dari SUB, kali ini dapat jersey ultra berkerah dengan kantong magnetik. Technical dry fit shirt yang didapat dari AZA Wear juga telah di-improve.

Untuk peserta 1.500 km, masing-masing akan mendapatkan dua jersey dan satu technical shirt. Jersey berkerahnya berwarna minimalis hijau (lake green) dan minimalis oranye. Sedangkan technical shirt-nya kombinasi kedua warna. Hijau adalah warna yang identik dengan Jawa Timur, sedangkan oranye melambangkan matahari, yang di Pulau Jawa terbit duluan di provinsi ini. Banyuwangi, kota paling ujung timur Jawa, juga menjadi salah satu lokasi yang dilewati rute 1.500 km.

Baca Juga: Jadwal & Syarat RPC EJJ 2026: Wajib Datang Sendiri dan Bawa Sepeda!

Sedangkan peserta 600 km akan mendapatkan satu jersey berkerah dan satu technical shirt. Kombinasi warna hijau dan orange, tapi berbalikan dengan milik 1.500 km. Semua jersey ini wajib dipakai saat mengikuti event

Dua jersey dengan warna berbeda untuk EJJ 2026 kategori 1.500 Km.

Desain jersey berkerah SUB ini merupakan produk terbaru, setelah tahun lalu menjalani debutnya di Bentang Jawa 2025, dikenakan oleh tim dari Wdnsdy Bike. Termasuk meraih double podium kategori pair, di antaranya founder Mainsepeda, Azrul Ananda. 

Tampilan jersey EJJ 2026 600 Km.

"Desain berkerah bikin lebih elegan. Bisa dipakai sehari-hari juga. Kantong magnetiknya juga fungsional sekali. Jersey ini bukan hanya nyaman, tapi juga cepat sekali kering setelah dicuci. Cocok untuk ultra cycling", kata Azrul, yang ikut aktif men-develop langsung jersey tersebut.

Karena jersey tahun ini desainnya lebih minimalis, maka jersey berkerah itu pun jadi lebih mudah lagi untuk digunakan sehari-hari. Memberi kebanggaan sebagai peserta event ultra bergengsi!

Debut jersey SUB berkerah di Bentang Jawa, peserta EJJ akan pakai model yang sama.

Sementara technical shirt dari AZA Wear juga telah dikembangkan bahan dan cutting-nya. Lebih nyaman dan multifungsi. Bisa dipakai bersepeda sebagai pengganti jersey, bisa dipakai untuk saat istirahat dan tidur. Serta, di kemudian hari, bisa jadi atasan berbagai olahraga. Seperti lari, padel, dan lain-lain.

Baca Juga: Unduh Rute Terbaru EJJ 2026 600 Km di Mainsepeda App!

East Java Journey 2026 berlangsung 2-8 Februari. Kategori 1.500 km dimulai Senin pagi, 2 Februari. Kategori 600 km menyusul start Jumat pagi, 6 Februari. Semua diberi waktu finish hingga Minggu malam, pukul 21.00 WIB, tanggal 8 Februari. 

Sekitar 200 peserta meramaikan event tahun ini. Menjadi tontonan menarik bagi para dotwatcher, yang bisa mengikuti perjalanan mereka via app Racemap. Mainsepeda juga menyiapkan livestream Instagram untuk start dan finish, plus ada livestream YouTube tiap malam untuk menjelaskan perjalanan peserta dan update situasi terakhir.

Bagi para dotwatcher, Mainsepeda juga menyiapkan banyak hadiah! Ikuti terus update dari Mainsepeda! (mainsepeda)


COMMENTS