Etape perdana Tour of Guangxi 2025 di Tiongkok pada Selasa, 14 Oktober 2025, langsung menyajikan tontonan dramatis! Paul Magnier (Soudal-QuickStep) berhasil merampas kemenangan setelah sebuah insiden di 500 meter jelang finis memporakporandakan barisan peloton. 

Pembalap muda Prancis itu benar-benar memanfaatkan kekacauan. Magnier melaju dari sisi kiri jalan, meninggalkan para pesaing yang tersisa. Kecepatannya tak terkejar, sementara di belakangnya, banyak pembalap terkapar di aspal. Max Kanter (XDS Astana) harus puas di posisi kedua, disusul Jordi Meeus (Red Bull-Bora Hansgrohe) di urutan ketiga.

Baca Juga: Malang Century Journey 2025 - Bukan 100 Kilometer!

Etape sepanjang 148,8 km dengan total tanjakan 1.144 meter ini memang diprediksi akan berakhir dengan sprint massal. Dua pembalap yang sempat memimpin, Mathis Le Berre (Arkéa-B&B Hotels) dan Attila Valter (Visma-Lease a Bike), ditangkap peloton dengan sisa 20-an km. Setelahnya kelompok terdepan berisi puluhan cyclist saling mendahului hingga ke titik finish di Fangchenggang. 

“Ini pertama kalinya saya benar-benar punya kesempatan sprint di jalanan yang lurus dan besar seperti ini,” ujarnya setelah menyabet sejumlah jersey pemimpin.

"Saya agak gugup di beberapa kilometer terakhir, takut tidak dapat ruang. Tapi, rekan setim saya melakukan pekerjaan sangat baik untuk menemukan celah sprint. Di 200 meter terakhir, saya masih merasa kuat dan segar. Dan saya berhasil mencapai garis finis,” cerita Magnier, girang.

Balapan di Fangchenggang dibuka dengan cuaca lembap, khas Tiongkok bagian barat daya. Tiga pembalap sempat membentuk breakaway awal. Yakni Aurelien Paret-Peintre (Decathlon AG2R La Mondiale), Remy Rochas (Groupama-FDJ), dan Julius Johansen (UAE Team Emirates-XRG). Namun, mereka tak berdaya menghadapi gencarnya tekanan dari tim sprint seperti Soudal-QuickStep dan Red Bull-Bora-Hansgrohe.

Baca Juga: Balifellas CC, Bangun Persahabatan di Pulau Dewata via Bersepeda

Jalanan perkotaan yang lebar seharusnya memudahkan bagi cyclist, tapi justru berakhir menjadi petaka. Di kilometer terakhir, tragedi terjadi! Rui Oliveira dari UAE Team Emirates-XRG bersenggolan roda dan terjatuh. Hal ini memicu crash massal di belakangnya. Sejumlah nama tenar seperti Niklas Behrens (Visma-Lease a Bike), Phil Bauhaus (Bahrain Victorious), dan Stefen De Schuyteneer (Lotto) ikut menjadi korban.

Kecelakaan itu menyisakan gerombolan kecil di depan. Magnier yang berada di posisi ideal, tak menyia-nyiakan kesempatan. Ia menyalip Fernando Gaviria (Movistar) dan Oded Kogut (Israel-Premier Tech) yang terlalu dini mengeluarkan tenaga. Magnier pun mengklaim kemenangan ke-15 musim ini. (Mainsepeda) 

Photo by @GettySport

Results powered by FirstCycling.com

Populer

Giro d’Italia 2026-Etape 19: Sepp Kuss Menang di Dolomites, Lengkapi Koleksi Grand Tour
EJJ 2026: Cerita Sepatu Bolong Miswanto dan Tangan Dewa Yusuf Kibar
Giro d’Italia 2026-Etape 18: Magnier Menang Lagi, Rebut Kembali Maglia Ciclamino
Usia Bukan Alasan, Peserta Kategori Men 60+ Ini Punya Menu Latihan Serius Menuju Bromo KOM 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Jamin Kelancaran Bromo KOM 2026, Ratusan Personel Kepolisian Siap Amankan Rute
Pompa Ban Anda sesuai Berat Badan
Rekor Bersepeda Tercepat di Dunia, 296 km/jam!
Cervelo S5 Disc: Pakai Stem Model “V” dan Fork Model “Jepit”
Bromo KOM 2026: Kategori Polri/TNI Kini Dibagi Berdasarkan Kelompok Umur