Setelah absen lebih dari dua bulan, pembalap andalan tim Lidl-Trek, Giulio Ciccone, mencatat comeback yang sangat spektakuler dengan memenangkan one day race Clasica San Sebastian pada Sabtu, 2 Agustus 2025. Ciccone harus absen cukup lama karena mengalamin insiden kecelakaan saat berpartisipasi di Giro d'Italia pada Mei lalu.

Ia melakukan serangan balik yang mematikan di tanjakan terakhir, Murgil Tontorra. Pembalap asal Italia ini berhasil mengungguli duo pembalap muda dari tim UAE Team Emirates-XRG, yaitu Jan Christen dan Isaac del Toro, di 8 Km sebelum finish. 

Baca Juga: London-Edinburgh-London: John Boemihardjo Target Finish di Bawah 100 Jam

"Saya tidak menyangka bisa langsung menang!" ujar sang Raja Tanjakan (KOM) di Tour de France 2023 lalu itu. 

"Saya tahu kondisi saya bagus, dan saya telah berlatih keras bersama tim. Tapi, dua bulan tanpa balapan itu waktu yang lama. Anda tidak pernah tahu bagaimana respons kaki Anda."

Respon yang diberikan Ciccone memang luar biasa. Setelah memisahkan diri dari rombongan bersama Del Toro di tanjakan Erlaitz, 35 km menjelang garis akhir, Ciccone tampil sabar. Ia tidak buru-buru menyerang dengan agresif, melainkan bekerja sama dengan Del Toro untuk menjauh dari rombongan. Meskipun kelompok pengejar, termasuk pembalap unggulan seperti Primoz Roglic, terus mendekat. 

Akan tetapi, ketika Jan Christen berhasil menyusul di 10 km terakhir, Ciccone langsung menyerang tak selang lama. Sekaligus memastikan kemenangan usai bersepeda sejauh 200 Km. 

"Jaraknya masih jauh, dan rasanya ingin sedikit bersantai. Tapi kami terus menekan. Lalu, ketika Christen berhasil menyusul, saya berpikir, 'Ini saatnya semuanya akan pecah.' Saya mengira Del Toro yang akan menyerang, tapi dia justru mulai melambat. Jadi, saya mengikuti Christen, dan ketika momennya tiba, saya melakukan serangan balik."

Baca juga: Tour de Banyuwangi Ijen 2025, Etape 4: Fenomenal! Cyclist Tertua Rebut Juara Umum

Ciccone memenangi balapan secara solo dengan keunggulan 9 detik dari Christen. Podium terakhir diisi Maxim van Gils (Red Bull-BORA-hansgrohe). Sedangkan, Del Toro akhirnya harus puas finish di posisi kelima.

Kemenangan ini menjadi awal yang baik jelang keikutsertaan pembalap 30 tahun itu di ajang GrandTour Vuelta a Espana 2025. Ciccone berharap bisa melengkapi koleksi jersey polkadot di balapan GrandTour UCI. Sebelumnya, Ciccone telah mengklaim status King of the Mountaim (KOM) di Giro d'Italia (2019) dan Tour de France (2023). Sedangkan, status yang sama belum pernah diraih oleh Ciccone di seri GrandTour, Vuelta a Espana.(Mainsepeda)

Photo by Getty Images

Results powered by FirstCycling.com

Populer

Giro d'Italia 2026-Etape 4: Narvaez Menang Sprint, Ciccone Rebut Jersey Pink
Wadow, Nike Terjun ke Arena Sepatu Indoor Cycling
Bianchi Merilis Sprint, Road Bike dengan Harga Terjangkau
Bentang Jawa 2025: Stephen Lane Juara! Pecah Rekor Finish Under 78 Jam
Nggravel Blitar 2025: Prakiraan Cuaca Bakal Hujan, Justru Jadi Perbincangan
Karya Terbaru Nurmi Pandit, Mewah dengan Gold Leaf
Cerita Debutan Bromo KOM 2026: Rela Long Ride demi Latihan Tanjakan Hingga Jual Helm Kesayangan
Kesalahan Cyclist Pemula: Duduk Mengangkang, Celana Dalam, atau...
Polda Jatim Kembali Jadi Titik Start, Bromo KOM 2026 Jadi Rangkaian HUT Ke-80 Bhayangkara
Tips Memperkuat Otot dengan Gym