KCC Siapkan Long Ride untuk Rayakan Ketua Baru

| Penulis : 

Kuningan Cycling Community berfoto bersama di Tugu Ikan Marlin, Kabupaten Pangandaran

Akhir tahun biasanya banyak komunitas sepeda berupaya menuntaskan agenda atau resolusi mereka yang tertunda. Demikian juga dengan Kuningan Cycling Community atau KCC.

Komunitas road bike asal Kabupaten Kuningan ini menyiapkan agenda long ride sebelum berganti tahun. Kebetulan mereka juga baru saja mempunyai ketua baru.

Ya, Agustus 2023 lalu menjadi momen spesial bagi KCC. Mereka melakukan pergantian ketua untuk memimpin organisasi. Kini ketua baru KCC adalah Jeremyah.

Jerry, begitu ia akrab disapa, saat ini mulai memimpin "tongkat komando" komunitas yang berganggotakan 40 cyclist ini. 

Setelah terpilih, para anggota meminta Jerry mengagendakan gowes bareng keluar Kuningan.

Jerry menyambut itu. Ia menyiapkan rute long ride dari Kabupaten Kuningan, Majalengka, Sumber, Cirebon, Brebes, Tegal, lalu kembali lagi ke Kuningan.

Agenda itu sebenarnya sempat dijadwalkan, tapi Jerry baru saja mengalami crash. Akhirnya jadwal pun direvisi.

“Kami akan melanjutkan agenda yang tertunda. Long ride 200 km. Namun belakangan kendala kami cuaca. Jadi ya kami sesuaikan lagi jadwalnya," katanya.

Selain long ride dengan rute 200 km itu, Jerry dan KCC juga sedang mematangkan agenda-agenda gowes lainnya di 2024. 

Ada dua opsi rute yang sedang disusun. Pertama Kuningan - Semarang. Kedua, Kuningan - Yogyakarta.

Jerry menyebut anak-anak KCC ingin rute yang tak sekadar tanjakan. Mereka mengaku "bosan" rute tanjakan karena latihan rutin mereka banyak dilakukan di tanjakan-tanjakan pendek yang ada di Kabupaten Kuningan.

Tiap seminggu sekali, memang KCC memiliki agenda dua kali latihan. Tiap Rabu mereka punya program gowes "seri 100 km". Istilahnya mereka menyebut blusukan. Di seri 100 km itu para anggota KCC banyak berlatih di medan-medan menanjak.

Sementara tiap Jumat mereka juga punya agenda gowes 100 km namun lebih memilih rute yang banyak jalan yang datar.

“Nah agenda gowes ke Semarang rencananya kami mencari rute yang kisarannya 70 persen flat. Sebab di Kuningan sudah banyak medan tanjakan. Kami ingin akan mencari medan yang flat,” jelasnya.(Mainsepeda)

 

Populer

Giro d'Italia 2026-Etape 4: Narvaez Menang Sprint, Ciccone Rebut Jersey Pink
Wadow, Nike Terjun ke Arena Sepatu Indoor Cycling
Bianchi Merilis Sprint, Road Bike dengan Harga Terjangkau
Bentang Jawa 2025: Stephen Lane Juara! Pecah Rekor Finish Under 78 Jam
Nggravel Blitar 2025: Prakiraan Cuaca Bakal Hujan, Justru Jadi Perbincangan
Karya Terbaru Nurmi Pandit, Mewah dengan Gold Leaf
Cerita Debutan Bromo KOM 2026: Rela Long Ride demi Latihan Tanjakan Hingga Jual Helm Kesayangan
Kesalahan Cyclist Pemula: Duduk Mengangkang, Celana Dalam, atau...
Polda Jatim Kembali Jadi Titik Start, Bromo KOM 2026 Jadi Rangkaian HUT Ke-80 Bhayangkara
Tips Memperkuat Otot dengan Gym