Keselamatan nomor satu! Prinsip itu yang dipegang panitia EJ Sport Banyuwangi Blue Fire Ijen KOM 2023. Tak ingin terjadi kecelakaan di turunan-turunan tajam rute EJ Sport Banyuwangi Blue Fire Ijen KOM 2023, panitia melarang peserta untuk gowes turun, dari Paltuding menuju kota Banyuwangi.

Sebagai gantinya, panitia menyediakan transfer service gratis untuk para peserta. Serta dua kantong parkir untuk kendaraan penjemput. Dua kantong parkir itu ada di Paltuding Ijen (dekat finis), serta rest area Jambu.

Tapi, penjemput yang memilih memarkir kendaraannya di kantong parkir pertama (di Paltuding Ijen), mereka harus tiba di Paltuding selambat-lambatnya pukul 08.00 WIB. Hal ini dikarenakan jalan yang digunakan rute bakal disterilkan dari pukul 08.00 sampai 14.00 WIB.

Bagi penjemput yang akan memarkir kendaraannya di kantong parkir kedua (di rest area Jambu), mereka diarahkan melewati Jalan Raya Kemiren. Sebab jalan yang menjadi rute event akan disterilkan selama kegiatan berlangsung.

Bagi peserta yang mobil penjemputnya di rest area jambu, panitia menyediakan transfer service gratis. Dari paltuding menuju rest area Jambu.

Mobil panitia maupun mobil pribadi peserta baru diperbolehkan turun dari Paltuding Ijen pada pukul 13.00 WIB setelah cut off time (COT).

Ratusan Cyclist akan berpartisipasi di EJ Sport Banyuwangi Blue Fire Ijen KOM 2023, yang akan berlangsung 29 Juli mendatang. Peserta akan berangkat dari Pendopo Sabha Swagata dan finis di Pendakian Gunung Ranti setelah menempuh jarak 73,5 kilometer.

Seperti di Bromo KOM lalu. Panitia akan menerapkan perhitungan waktu elektronik menggunakan teknologi timing chip. Teknologi ini terbukti akurat dalam merekam kecepatan dan waktu, untuk membantu commissaire mengambil keputusan.

Semua data peserta akan terekam di timing chip. Mulai nama peserta, nomor BIB, nama tim/komunitas, hingga kategori peserta. Timing chip ini nantinya akan terpasang di BIB number yang dibagikan ke peserta. Baik yang akan dipasang di bike number maupun body number.

Timing chip ini bekerja manual dan otomatis. Sensor akan bekerja secara otomatis jika chip terbaca sistem. Timing chip sudah diuji coba. Hasilnya, chip tetap aman dan terbaca walaupun terkena hujan, getaran, maupun terlipat.(Mainsepeda)

 

Populer

Paris Nice 2026: Hapus Penasaran, Jonas Vingegaard Rengkuh Gelar Perdana
Isaac del Toro Segel Gelar Juara Umum Tirreno-Adriatico 2026
Paris-Nice-Etape 4: Juan Ayuso Tumbang, Vingegaard Menang
Tirreno-Adriatico 2026-Etape 3: Tobias Lund Andresen Kalahkan Dominasi Sprinter Kelas Atas
Paris-Nice 2026-Etape 5: Vingegaard Untouchable, Persaingan Juara Berakhir?
Jersey Nggravel Blitar 2026: Memadukan Keindahan Rute dengan Estetika Seni Van Gogh
Van der Poel Menguasai di Etape 2 Tirreno-Adriatico, Del Toro Rebut GC
Tirreno-Adriatico 2026-Etape 1: Filippo Ganna Tak Terbendung di Nomor ITT
Paris-Nice 2026-Etape 3: INEOS Grenadiers Dominasi Balapan Team Time
Kisah LeBron James dan Kecintaannya pada Sepeda