Seperti tahun-tahun sebelumnya, panitia Bromo KOM Challenge selalu berupaya memberikan kemudahan untuk para peserta. Termasuk dalam hal opsi transportasi untuk cyclist, sepeda, dan barang bawaan lainnya setelah finis di puncak Wonokitri (Pendopo Agung Desa Wonokitri).

Dengan adanya opsi itu, diharapkan peserta Bromo KOM Challenge 2023 tak bingung dengan transportasi barang dari finis kembali ke Surabaya.

Pada Bromo KOM Challenge 2023, panitia menyediakan dua pilihan untuk pemulangan peserta dari titik finis di puncak Wonokitri. Pilihan pertama, transfer service dari pertigaan Tosari Sanja menuju kantong parkir Lapangan Puspo atau Rest Area Tosari. Gratis!

Yang perlu dicatat, kendaraan pribadi dari peserta tidak boleh naik hingga finis. Kendaraan akan diarahkan parkir di Lapangan Puspo. 

Baca Juga: Bromo KOM Challenge Jadi Agenda HUT Surabaya, Banyak Acara Seru di Sekitarnya

Lalu opsi kedua, transfer service dari pertigaan Tosari Sanja menuju Surabaya Town Square. Biaya Rp 750 ribu. Peserta dan sepeda akan berada di dalam satu mobil (Hiace) menuju ke Surabaya Town Square (Sutos). Dalam 1 mobil Hiace hanya akan ada empat orang peserta.

Peserta wajib mendaftarkan dirinya terlebih dahulu apabila menggunakan jasa transfer service yang disediakan panitia. Pendaftarannya sudah bisa dibuka. Terakhir mendaftar saat pengambilan paket lomba atau starter kit.

"Peserta tidak bisa mendaftar di Wonokitri atau on the spot," kata Restu Defiana, panitia Bromo KOM Challenge 2023.

Baca Juga: Panitia Gelar Cek Rute Bromo KOM Challenge 2023, Start dan Pit Stop Berbeda

Peserta yang sudah mendaftar transfer service ke Surabaya nantinya mendapatkan gelang tambahan. Gelang ini bisa diambil bersamaan dengan paket lomba atau starter kit. Gelang tersebut yang harus ditunjukan pada panitia yang berada di tenda transfer service di pertigaan Tosari Sanja.

Informasi lebih detail terkait pendaftaran transfer service Bromo KOM Challenge 2023 bisa menghubungi Defi (0812-2280-8035).(mainsepeda)

Populer

Review Sensah Empire Pro 12-Speed setelah 1.000 Km Plus (Seri 2)
Vingegaard Klaim Lebih Kuat dari Sebelumnya, Siap Rebut Gelar Tour de France 2026
SUB Design Gallery, Tempat untuk Wujudkan Jersey Impian
Inilah Bestea Cycling, Pelopor Cyclist Cewek di Dalkot Jakarta
Serang Road Bike Kini Fokus ke Pembinaan Prestasi
Rem Mercedes Pemicu Cedera Cavendish
WCC Surabaya Merayakan HUT Keenam dengan Launching Jersey Mystique
Bentang Jawa 2025: Stephen Lane Juara! Pecah Rekor Finish Under 78 Jam
Ayo Gowes ke Kediri, Ajak Sekalian Keluarga untuk Berwisata
Sepuluh Sepeda Favorit Saya (Hingga Saat Ini) - Seri 1