UCI Awasi Dugaan Bra Aerodinamis di Tour de France Femmes 2026

Penyelenggara Tour de France Femmes 2026 akan memperketat pemeriksaan perlengkapan pembalap menjelang etape individual time trial pada Rabu (5/8).

Langkah ini diambil menyusul laporan mengenai dugaan penggunaan bra berbantalan untuk memperoleh keuntungan aerodinamis selama balapan.

Media Belanda, Wielerflits melaporkan pada Minggu (2/8) bahwa sejumlah tim WorldTour putri menyampaikan kekhawatiran terkait praktik penggunaan bra berukuran lebih besar dengan bantalan tambahan yang berfungsi sebagai chest fairing.

Perangkat tersebut diduga mampu memperlancar aliran udara di sekitar tubuh pembalap sehingga mengurangi hambatan angin.

Praktik serupa disebut bukan kali pertama muncul di ajang balap sepeda putri. Laporan tersebut menyebut penggunaan bantalan tambahan juga pernah terlihat dalam sejumlah kompetisi sebelumnya, termasuk Olimpiade Paris 2024.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa penggunaan chest fairing berukuran besar dapat memberikan keuntungan waktu hampir satu detik per kilometer pada nomor balap melawan waktu (time trial), sehingga memunculkan kekhawatiran mengenai aspek sportivitas dan kesetaraan kompetisi.

Menanggapi isu tersebut, Amaury Sport Organisation (ASO) sebagai penyelenggara Tour de France Femmes, mengeluarkan pemberitahuan resmi setelah berakhirnya etape ketiga.

Dalam pernyataan itu, seluruh pembalap diwajibkan mengikuti pemeriksaan akhir terhadap sepeda dan perlengkapan balap paling lambat 10 menit sebelum waktu start masing-masing.

ASO menegaskan bahwa juri balap akan memberikan perhatian khusus terhadap kepatuhan peserta terhadap Pasal 1.3.032 regulasi Federasi Balap Sepeda Internasional (UCI).

Aturan tersebut melarang penggunaan elemen, pakaian, maupun aksesori yang tidak esensial dan dapat mengubah morfologi atau bentuk tubuh pembalap sehingga berpotensi memberikan keuntungan aerodinamis.

Peraturan UCI menjelaskan bahwa elemen non-esensial merupakan perlengkapan yang tidak memiliki fungsi utama sebagai pakaian, pelindung, atau bagian yang benar-benar diperlukan untuk menunjang fungsi perlengkapan balap.

Pembalap yang terbukti menggunakan perlengkapan yang tidak sesuai regulasi dapat dikenai sanksi berupa diskualifikasi serta denda sebesar 50 hingga 200 franc Swiss sesuai ketentuan UCI.

Meski demikian, mekanisme pemeriksaan terhadap dugaan penggunaan bra berbantalan masih menjadi perdebatan.

Sejumlah laporan menyebut pemeriksaan kemungkinan dilakukan secara tertutup oleh komisaris perempuan untuk menjaga privasi atlet. Namun hingga kini belum ada kejelasan mengenai parameter teknis yang akan digunakan dalam proses inspeksi.

Koen de Kort Kepala Teknologi dan Inovasi tim Lidl-Trek menilai, penerapan aturan tersebut tidak mudah dilakukan di lapangan.

"Masalahnya adalah bagaimana Anda akan mengawasinya? Itu tantangan terbesar. Anda bisa mengatakan itu tidak diperbolehkan, tetapi bagaimana menentukan ukuran yang dianggap wajar bagi seorang perempuan? Di situlah muncul area abu-abu mengenai batas pemeriksaan yang dapat dilakukan," ujarnya kepada The Athletic.

Etape keempat Tour de France Femmes avec Zwift 2026 berupa individual time trial sejauh 21 kilometer dari Gevrey-Chambertin menuju Dijon.

Rute tersebut juga mencakup tanjakan sepanjang sekitar 1,8 kilometer pada paruh pertama lintasan sebelum para pembalap memasuki jalur datar menuju garis finis. (mainsepeda)


COMMENTS