Mark Cavendish kemungkinan akan turun di dua Grand Tour pada musim ini. Pembalap asal Britania Raya tersebut direncanakan tampil di Giro d'Italia pada Mei mendatang. Kemudian ia akan tampil di Tour de France untuk merebut kemenangan etape ke-35 di event balap paling akbar di dunia itu.

Cavendish kini memperkuat Astana-Qazaqstan. Yang identik dengan corak biru langit tersebut siap mendukung ambisi Cavendish untuk merebut kemenangan etape ke-35 di Tour de France. Sekaligus mencetak rekor sebagai pembalap dengan kemenangan etape terbanyak di balapan paling tersohor di dunia itu.

Sebelum bertarung di Prancis, Cavendish terlebih dulu akan berlomba di Giro d'Italia. Rencana untuk tampil di dua Grand Tour ini diungkapkan oleh manajer tim Astana-Qazaqstan Alexandre Vinokourov di sela-sela Tour of Oman. "Kami mencoba memenangi balapan sebelumnya. Kemudian berkonsentrasi pada Giro dan Tur," ungkap Vinokourov kepada Cyclingnews.

Astana-Qazaqstan sangat serius untuk mendukung Cavendish mencetak rekor di Tour de France. Mereka ingin memastikan rider anyarnya itu benar-benar fit saat tampil di Prancis. Apalagi persaingan di Tour de France nanti bakal sangat sengit. Cavendish yang segera berusia 38 tahun, harus bersaing dengan pembalap yang usianya jauh lebih muda darinya.

"Kami akan melihatnya nanti. Tapi bagaimanapun juga, itu (balapan di dua Grand Tour) adalah sebuah ide bagus. Mark terbuka untuk itu. Saya pikir semakin banyak balapan yang Anda lakukan, semakin baik," sebut Vinokourov.

Sementara itu, Cavendish telah berlomba di dua event pada awal musim ini. Ia tampil di Muscat Classic dan Tour of Oman. Usai dua lomba di Oman itu, Cavendish akan turun di UAE Tour yang akan start 20 Februari nanti. Kemudian ia terbang ke Italia guna membalap di Tirreno - Adriatico dan Milan - San Remo.

"Kemudian ia akan melakoni sejumlah balapan di Belgia. Mark akan beristirahat sebentar dan kemudian membalap Tour of Turkey, dan mungkin Giro," ucap Vinokourov. (mainsepeda)

Podcast Mainsepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 126

Foto: Getty Images

Populer

Kisah LeBron James dan Kecintaannya pada Sepeda
Lawan Arus Mudik Mesin, 57 Pesepeda Pulang Kampung Lebaran Bersepeda
Tara: Saya Mencintai Sepeda Baru Olahraganya, Jangan di Balik!
Ayo Gowes di Bima dan Pulau Sumbawa Bareng BCC
Bentang Jawa Lunas
Kolom Sehat: Badminton Cycling Club (BCC)
Tips Setelan Sepeda (Khususnya Gir) Ideal untuk Bromo KOM
Tirreno-Adriatico 2026-Etape 3: Tobias Lund Andresen Kalahkan Dominasi Sprinter Kelas Atas
Karya Terbaru Nurmi Pandit, Mewah dengan Gold Leaf
Harga Brompton di Indonesia Naik 500 Persen