Davide Rebellin tutup usia. Legenda balap sepeda asal Italia itu, mengembuskan napas terakhirnya usai ditabrak truk saat sedang bersepeda pada Rabu, 30 November 2022. Hanya berselang sebulan selepas memutuskan pensiun dari balap sepeda profesional pada usia 51 tahun.

Rebellin merupakan sosok yang luar biasa. Pria kelahiran San Bonifacio itu menghabiskan waktu selama tiga dekade di balap sepeda profesional. Mulai 1992 hingga 2022. Ia telah tampil di 19 Grand Tour. Dua kali berlomba di Tour de France, lima kali di La Vuelta a Espana, dan 12 kali tampil di Giro d'Italia.

BACA JUGA: Davide Rebellin Tetap Eksis di Peloton Meski Berusia 50 Tahun

Prestasinya pun mentereng. Rebellin pernah meraih kemenangan etape di Giro 1996. Juga di Tirreno–Adriatico 2001, Paris–Nice 2008, Amstel Gold Race 2004, dan tiga kali menang di La Flèche Wallonne. Ia juga pernah menjuarai salah satu balapan Monumen, yakni Liège–Bastogne–Liège 2004.

Di Indonesia, Rebellin dikenal sebagai juara overall International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) 2017 silam. Pada tahun yang sama, Rebellin menempati peringkat ketiga dalam General Classification Tour de Lombok.

BACA JUGA: Rebellin Masih Aktif Membalap Walau Berusia Hampir Setengah Abad

Selama tiga dekade sebagai pembalap, Rebellin telah memperkuat lebih dari sepuluh tim yang berbeda. Ia kali terakhir membela Work Service Vitalcare Vega, tim Continental dari Italia. Rebellin menghabiskan dua musim di tim ini. Pada 2021 dan 2022.

Work Service Vitalcare Vega sekaligus menjadi tim pemungkas karier Rebellin. Ia kali terakhir membalap di Veneto Classic 2022 pada 16 Oktober lalu. Setelah itu, sesuai janjinya pada awal 2022 ini, ia pensiun. Rebellin meninggalkan dunia balap sepeda pada usia 51 tahun. Dengan koleksi 61 kemenangan.

Nahas. Berselang satu bulan setelahnya, Rebellin berpulang. Ia ditabrak truk saat sedang bersepeda di dekat Montebello Vicentino. Menurut laporan Il Messaggero, pengemudi truk itu tidak berhenti ketika insiden ini terjadi. Saat ini polisi Italia tengah melacak pengemudi truk tersebut. (mainsepeda)

Podcast Mainsepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 118

Foto: Sportal.eu

Populer

Tanjakan Seram, Khusus Cyclist Berpengalaman Saja
Daftar 20 Tim Peserta Tour de Banyuwangi Ijen 2025, Dari Eropa Hingga Tanah Air
Endurance 200 Km, Surabaya ke Telaga Ngebel
Bianchi Merilis Sprint, Road Bike dengan Harga Terjangkau
Review Sensah Empire Pro 12-Speed setelah 1.000 Km Plus (Seri 2)
Vingegaard Klaim Lebih Kuat dari Sebelumnya, Siap Rebut Gelar Tour de France 2026
Inilah yang Membuat Bentang Jawa 2024 Sangat Berkesan
Bagaimana Merakit Sepeda Weight Weenie alias Super Ringan
Pompa Ban Anda sesuai Berat Badan
Tips Memilih Lebar Handlebar yang Ideal