Betapa seru dan mudahnya gowes di Banyuwangi. Sebab lokasi tanjakan di Banyuwangi tak jauh dari pusat kota. Jalannya pun mulus. Oleh sebab itu, peserta Banyuwangi Blue Fire Ijen KOM Challenge 2022 disarankan tidak perlu loading setelah finis di Gantasan nanti.

Banyuwangi Blue Fire Ijen KOM Challenge 2022 berlangsung pada 24 September. Gelaran ini menempuh total jarak 105,8 kilometer, dengan elevation gain 1.313 meter. Peserta start dari Pendopo Sabha Swagata Blambangan. Lalu bergerak ke selatan menuju De Djawatan Forest yang akan menjadi lokasi pit stop. Jaraknya sekitar 52 kilometer.

Setelah beristirahat di De Djawatan, peserta kembali ke utara menuju Kantor Bupati Banyuwangi. Jaraknya kurang lebih 27 kilometer. Kantor Bupati Banyuwangi menjadi area untuk regrouping sekaligus water station. Dari sini, peserta akan nanjak melalui Kalibendo menuju garis finis di Gantasan.

Peserta yang sudah tiba di Gantasan di kaki Gunung Ijen, tidak perlu risau tentang loading. Sebab jarak Gantasan ke pusat Kota Banyuwangi sebenarnya tidak terlampau jauh. Kurang lebih 20 kilometer. Dan, medannya hanya turunan. Tidak ada segmen tanjakan sama sekali.

"Enaknya di Banyuwangi adalah lokasi tanjakan yang sangat dekat dengan kota. Jadi, ketika ingin kembali ke hotel atau penginapan, disarankan menggunakan sepeda. Hanya turun 20 kilometer melewati kawasan Licin," kata Azrul Ananda, founder Mainsepeda.com sekaligus 'kepala sekolah' AA SoS (Azrul Ananda School of Suffering).

Anjuran untuk gowes dari Gantasan ke penginapan semata-mata demi kenyamanan para peserta Banyuwangi Blue Fire Ijen KOM Challenge 2022 nanti. Bertujuan mengurangi jumlah kendaraan pengiring atau penjemput. Sehingga zona finis di Gantasan bisa terbebas kendaraan bermotor.

Registrasi Banyuwangi Blue Fire Ijen KOM Challenge 2022 dibuka hingga September. Informasi pendaftaran terkait Banyuwangi Blue Fire Ijen KOM Challenge 2022 dan Kediri Dholo KOM Challenge 2022 bisa di-update di website dan Instagram Mainsepeda.com. Atau menghubungi Defi (081222808035). (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 106

Foto: Ramada Kusuma

Populer

VP PT KAI DAOP 7 Ali Afandi Terjun di Ngebel KOM 2026, Antusias Kolaborasi dengan Mainsepeda Lagi
Kediri Dholo KOM 2024: Kisah di Balik Simpang Lima Gumul
Tadej Pogacar Ungkap Target Besar, Paris-Roubaix Jadi Prioritas Utama
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Bentang Jawa 2025: Stephen Lane Juara! Pecah Rekor Finish Under 78 Jam
Ini Dia Hasil Resmi Bentang Jawa 2025
Tips Merakit Gravel Bike dengan Harga Terjangkau
Belum Kesampaian Gowes Bareng Suami (Kaka Slank)
Bagaimana Merakit Sepeda Weight Weenie alias Super Ringan
Pompa Ban Anda sesuai Berat Badan