Ada kabar baik untuk fans Tadej Pogacar (UAE Team Emirates). Pembalap asal Slovenia itu melelang sepasang sepatu yang dipakai di Etape 21 Tour de France 2022. Bukan sepatu biasa. Sepasang sepatu ini bertakhta berlian 3.62 karat.

Sepatu buatan DMT menampilkan 138 berlian hitam alami yang dikatakan memiliki berat total karat 3,62 karat. Proses lelang ini dilakukan di laman Italia NFT. Dalam keterangannya disebutkan, 85 persen dari hasil lelang akan disalurkan ke Yayasan Kanker Tadej Pogacar .

Yayasan ini telah diperkenalkan sejak Tour de France lalu. Entitas ini mendanai dan mempromosikan program penelitian baru yang menjanjikan dan mengungkapkan efek menguntungkan dari aktivitas fisik dan metabolisme pada pencegahan, pengobatan, dan prognosis kanker.

Pelatih Pogacar sekaligus ahli fisiologi dan peneliti kanker, Inigo San-Millán menjadi salah satu pemrakarsa yayasan ini. San-Millán adalah seorang peneliti di School of Medicine di University of Colorado. Dia telah meneliti selama bertahun-tahun tentang asal-usul tumor dan perkembangan kanker sebagai penyakit.

Nantinya pemenang lelang akan menerima sepatu plus NFT terkait. Bagi Anda yang tertarik dengan sepatu ini, silahkan bidding di laman Italia NFT. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 101

Foto: ASO, Tadej Pogacar Cancer Foundation

Populer

Sambut Ramadan, Komunitas TendBir Semarang Gelar Long Ride ke Rute "Luna Maya"
HRV di Atas 200! Rahasia Kebugaran dan Recovery Supernya Mathieu van der Poel
UAE Tour 2026-Etape 1: Issac Del Toro Gagalkan Dominasi Para Sprinter
RIP King Liu: Sosok di Balik Sepeda "Made in Taiwan" Bisa Bersaing di Level Global
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
UAE Tour 2026-Etape 2: Remco Evenepoel Rebut Jersey Merah dari Isaac Del Toro
Pengalaman Serba Pertama Yusran Yahya di EJJ 2026, dari Rasakan Rute Terjauh Sampai Gempa
Bentang Jawa Lunas
Alumni Nggravel Blitar Datang Lagi: Ada Pilih Race, Ada yang Ingin Sekadar Nikmati View
UCI World Championships 2025: Evenepoel Ukir Sejarah, Tiga Kali Beruntun Juara Dunia ITT