Siti Dwi Arthyantini sukses menyabet gelar juara di KAI Kediri Dholo KOM Challenge 2021 untuk kategori usia 41+. Kunci keberhasilan Thya, sapaannya, kali ini adalah menghemat tenaga sebelum dua tanjakan utama di Dholo, yakni kelok sembilan dan gigi satu.

Tak banyak persiapan yang dibuat Thya sebelum ajang ini digelar. Apalagi pandemi Covid-19 sempat meninggi di Indonesia. Seiring dengan melandainya situasi Covid-19 di Indonesia, maka KAI Kediri Dholo KOM Challenge 2021 pun digelar 4-5 Desember.

Balapan seru ini melalui tujuh kota dan kabupaten di Jawa Timur (Jatim). Menempuh total jarak 220 kilometer. Thya berhasil mengukir namanya sebagai pemenang di kategori usia 41+. "Lega juga akhirnya bisa balapan dan juara," tuturnya. 

Thya merasakan bahwa tanjakan di Dholo ini sangat menantang. Bahkan dia merasa tanjakan ini lebih berat dari Bromo. Oleh karenanya sebelum tantangan paling berat dilalui, Siti menghemat tenaganya.

"Tantangan terberat ada di tanjakan gigi satu. Kalau rutenya, menurut saya ini lebih berat dari Bromo. Makanya dari awal saya sudah berusaha pelan-pelan. Hemat tenaga, agar kuat di tanjakan terakhir," katanya.

Siti Dwi Arthyantini (tiga dari kiri) menjadi yang terbaik di kategori usia 41+

Menanggapi soal KAI Kediri Dholo KOM Challenge 2021 yang bakal jadi agenda tahunan, Thya sangat setuju dengan ide tersebut. Karena bukan hanya menantang, namun dari sisi penyelenggaraan event ini dikemas dengan sangat baik.

"So far semua baik. Saya setuju sekali kalau jadi rutin tiap tahun. Panitianya juga bagus. Saya rasa KAI Kediri Dholo KOM Challenge bakal menyedot minat cyclist lain untuk ikut merasakan tanjakan di Dholo," terang cyclist member Bintaro Loop itu.

KAI Kediri Dholo KOM Challenge 2021 merupakan gelaran Mainsepeda.com bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI), di-manage oleh Azrul Ananda School of Suffering (AA SoS) dan DBL Indonesia. Event didukung oleh Bank Jatim, Pelindo III, Honda Surabaya Center, MPM Honda Jatim, Novotel Samator, Herba Mojo, Strive Indonesia, National Hospital, Wdnsdy Bike, SUB Jersey, dan AZA Wear. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 67

Foto: DBL Indonesia

Populer

EJJ 2026: Akhirnya Zidan (Butuh) Tidur Juga
EJJ 2026: Dilema Bambang Hartana, antara ‘Tugas Negara’ dan Target Mengejar CoT di CP 2
EJJ 2026: Lepas Aerobar sejak di Blitar, Zidan Makin Melesat Menuju Finis di Surabaya
EJJ 2026: Kena Dobel Kendala, Muhammad Suhud Harus Beli Ban sekaligus Smartphone Baru
EJJ 2026: Petualangan Bersepeda 1.500 km dari Timur ke Barat Dimulai!
EJJ 2026: No Team Order, Dua Cyclist Wdnsdy JB dan Joko Bersaing Ketat Berebut Takhta Men 40 and Up
EJJ 2026: Persaingan Sengit Podium Pair
EJJ 2026: Hanya Satu Peserta Gagal CoT di Cima Coppi
EJJ 2026: Berusia Kepala Enam tapi Tetap Optimistis Tuntaskan Tantangan 1.500 Km
EJJ 2026: Lewat 33 Menit dari CoT, Machfud Ingin Remidi Tahun Depan