Menuju SEA Games 2021 dari Jogjakarta

| Penulis : 

Pelatnas balap sepeda untuk SEA Games 2021 sedang berlangsung di Jogjakarta. PB ISSI memanggil 21 atlet untuk nomor road. Sembilan di antaranya tergabung dalam pelatnas mandiri. Kemudian lima atlet di nomor cross country (XC) dan enam pembalap downhill.

"Memang untuk road ada dua Pelatnas. Dari surat keputusan ada 12 atlet. Sisanya pelatnas mandiri. Ini untuk menambah kekuatan," jelas Head coach tim nasional balap sepeda Indonesia Dadang Haries Poernomo.

Dadang mengatakan, Pandemi Covid-19 membuat beberapa program tidak bisa berjalan. Seperti kompetisi balapan yang tidak bisa diadakan. Padahal atlet perlu kompetisi sebagai ajang mengukur hasil latihan.

"Waktu Pelatnas juga terbatas hanya ada lima hingga enam bulan. Karena jarang ada event, maka kami akan buat semacam kompetisi internal. Bisa rutin diadakan tiap bulan," lanjut pria asal Banyuwangi tersebut.

Kondisi para atlet juga cukup bagus. Utamanya dari nomor road. Sebab, ketika belum bergabung dengan Pelatnas, mereka tetap mendapat program latihan dan terpantau sejak Januari. Hanya beberapa yang perlu penyesuaian lagi.

"Mungkin dari downhill yang sedikit menurun. Untuk dua-tiga bulan ke depan bisa perbaikan lagi," jelas Dadang.

Dalam SEA Games 2021 di Vietnam nanti juga akan berbeda. Berdasarkan keputusan rapat South East Asian Games Federation (SEAGF) Council pada 18 Mei lalu, atlet diwajibkan karantina 14 hari sebelum berangkat. Karantina dilakukan di negara masing-masing.

"Kalau lihat peraturan itu, yang jelas nanti akan ada penyesuaian. Karena karantina juga bisa memengaruhi kondisi fisik dan mental atlet. Masih perlu dibicarakan lebih lanjut," jelasnya.

Soal target, Dadang berharap SEA Games 2021 bisa lebih baik dari pada edisi sebelumnya di Filipina. SEA Games 2021 nanti tidak mempertandingkan nomor BMX dan track. Padahal dua disiplin ini merupakan salah satu tumpuan Indonesia.

Pada SEA Games 2019 lalu, Indonesia meraih 1 emas, 4 perak, dan 2 perunggu. Meleset dari target tiga medali emas. "Minimal bisa mempertahankan raihan di Filipina lalu. Dan tentunya juga bisa lebih baik dari yang sebelumnya," harap Dadang. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 43

Audionya bisa didengarkan di sini

Foto: Dokumentasi PB ISSI

Populer

Review Sensah Empire Pro 12-Speed setelah 1.000 Km Plus (Seri 2)
Cyclist Langganan Podium Bromo KOM: Juwanto 8 Kali Juara, Chen Meng Jin Hat-trick
Cerita "Pulang Kampung" ke Bromo KOM Setelah 11 Tahun, Kawindra Kini Fokus Ngebel KOM
Tour Auvergne-Rhône-Alpes 2026-Etape 6: Van Gils Menang, Tuckwell Rebut Yellow Jersey
Cerita Unik Juara Bromo KOM 2026: Dari Jersey "Keramat" hingga Hiatus Sosial
Tour Auvergne-Rhône-Alpes 2026-Etape 5: Van Aert Bungkam Keraguan Jelang Tour de France
Pogacar Masuk Daftar 100 Tokoh Olahraga Paling Berpengaruh Versi Time 2026
Cerita 3 Debutan Asing di Bromo KOM 2026: Tersiksa Tanjakan Tapi Terpikat Indahnya Alam
Kelar Bromo KOM 2026, Bunda Fey Langsung Tatap Bentang Jawa dan Ngebel KOM
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!