Selain cyclist, pentolan RCC Adiyasa "Dego" Kurniawan juga pelaku pariwisata di Nusa Tenggara Barat (NTB). Menurutnya, NTB khususnya Pulau Lombok, adalah tempat yang pas untuk gowes. Dego membagikan alasan kenapa harus mencicipi rute di Lombok.

"Membicarakan bersepeda di Lombok itu berbahaya. Nanti malah nggak mau pulang lho," gurau Dego.

Alasan Dago pun masuk akal. Berikut penuturannya :

1. Panorama Alam yang Indah
Pulau Lombok terkenal dengan berbagai keindahan alamnya. Mulai dari pantai, gunung, dan pulau-pulau sekitarnya yang indah. Gowes dengan rute manapun tidak terasa membosankan. Malah memanjakan mata.

2. Paket Lengkap
Jalan di Lombok 90 persen mulus. Sangat bersahabat untuk pengguna road bike. "Evelasi dapat, view cakep. Mulai dari gunung atau pantai semua ada," tutur Dego.

Rute flat sangat banyak. Jika ingin nanjak, Lombok punya medan dengan elevasi 1600 mdpl. Lokasinya di kaki Gunung Rinjani.

3. Tersedia berbagai trek sesuai jenis sepeda
Untuk pemain MTB, ada fun track light enduro, medium enduro, atau enduro gravity yang terkenal dengan nama Sembalun Gravity.

Di sekitar Kota Mataram juga ada trek MTB yang cukup menantang. Salah satunya Gunung Sasak Bike Park (GSBP) di Kuripan, Lombok Barat.

4. Wisata Kuliner
Lombok terkenal dengan kuliner yang luar biasa enak. Pas banget disantap setelah gowes. Seperti ayam taliwang yang menggiurkan.

5. Komunitas Sepeda Lokal yang Asik
Setiap acara sport tourism di Lombok, selalu melibatkan komunitas lokal. Penduduknya juga ramah. Bisa menambah relasi dan teman gowes baru. Mereka pun siap menemani gowes di Lombok. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 40

Audionya bisa didengarkan di sini

Foto: @pradityaak

Populer

Dwars door Vlaanderen 2026: Filippo Ganna, Patah Kemudi, dan "Pencurian" di Detik Akhir
Volta a Catalunya 2026-Etape 6: Skenario Sempurna Jonas Vingegaard, Selangkah Lagi Juara Umum
Tara: Saya Mencintai Sepeda Baru Olahraganya, Jangan di Balik!
Bentang Jawa 2025: Stephen Lane Juara! Pecah Rekor Finish Under 78 Jam
Selamat Datang Cannondale SuperSix Evo Generasi Ketiga (Eksklusif dari Jerman)
Rayakan Golden Eight, SRBC Taklukkan Medan Solo - Tawangmangu
Ijen KOM 2024: Haritz Raja Ijen Tercepat, Maghfirotika Ratunya
Pogacar Berambisi Juara Strade Bianche Keempat Kali, Pembalap 19 Tahun Jadi 'Kuda Hitam'
Makin Dipercaya Brand Nasional
Hiyaaaaa, Sudah Muncul Pinarello Dogma F12